harapanrakyat.com,- Memasuki musim kemarau, wilayah di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Pj Kepala Desa Binangun, Dede Harisman mengatakan, daerahnya yang terkena dampak kemarau adalah wilayah Dusun Girimulya.
Pihaknya sudah mengirimkan surat ke pemerintah kota, untuk penyaluran air bersih ke wilayah tersebut. Tinggal menunggu proses distribusi dari instansi terkait.
“Sementara ini untuk wilayah terdampak di sekitar Giri Mulya sudah kirim surat ke Wali Kota. Kini tinggal menunggu distribusi,” katanya usai sosialisasi pembangunan jaringan distribusi air bersih di Desa Binangun, Selasa (30/7/2024).
Baca Juga: Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Banjar: Belum Ada Wilayah Terdampak Krisis Air Bersih
Sementara terkait dengan rencana pembangunan jaringan distribusi air bersih di wilayahnya, pihaknya tentunya menyambut positif.
“Agar masyarakat dapat menikmati layanan air bersih,” katanya menambahkan.
Bahkan saat ini, sudah ada 280 kepala keluarga (KK) yang mengajukan permohonan untuk dilakukan pemasangan pipa saluran distribusi air bersih. Meskipun baru sekitar 136 KK yang sudah menyatakan kesiapan.
“Seperti kita ketahui untuk wilayah Binangun ini kesulitan air bersih, karena sudah satu bulan nggak ada hujan. Makanya kita minta bantuan PU dan BPBD, supaya kebutuhan air bersih terpenuhi,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Hublang Perumda Tirta Anom Yogi Indrijadi mengatakan, berdasarkan data, ada 130 dari 280 KK yang mengajukan permohonan pemasangan sambungan rumah (SR) di wilayah tersebut.
Adapun pemasangan pipanisasi jalur air bersih tersebut, menggunakan anggaran dana alokasi khusus, dengan panjang jalur 5500 meter atau 5,6 kilometer.
“Pemasangan pipanisasi diambil dari SPAM IPA Situbatu. Target pipanisasi diharapkan selesai pada pertengahan Desember mendatang,” ucapnya.
Wilayah di Binangun Mulai Kesulitan Air Bersih, Ini Kata BPBD Kota Banjar
Terpisah, Kasi Darlog BPBD Kota Banjar Yudi Andiana mengatakan, pihaknya sudah menerima terkait permohonan distribusi air bersih di Desa Binangun pada bulan Mei lalu.
Baca Juga: 11 Desa di Kota Banjar Masih Krisis Air Bersih, Ribuan Jiwa Terdampak
Namun saat melakukan asesmen, dilakukan saat masih sering turun hujan. Saat ini, pihaknya masih menunggu adanya bak penampungan (toren) untuk dilakukan distribusi.
“Waktu bulan Mei sudah asesmen tapi masih sering turun hujan. Nanti kami informasikan lagi untuk distribusi, sambil nunggu bak penampungannya,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)