Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TerbaruKandungan Surat Shad Ayat 23 dan Hikmah Mempelajarinya

Kandungan Surat Shad Ayat 23 dan Hikmah Mempelajarinya

Umat muslim perlu mempelajari kandungan surat Shad ayat 23. Hal ini karena ada kaitannya dengan konsep persaudaraan. Bukan hanya itu, hal tersebut juga berkaitan erat dengan suatu keputusan yang adil.

Baca Juga: Tafsir Surat Nuh Ayat 28, Latin dan Terjemahannya

Melalui surah tersebut, umat muslim juga bisa mengetahui kisah Nabi Daud. Hal ini karena konsep persaudaraan dan pengambilan keputusan tersebut turut melibatkan Nabi Daud di dalamnya. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, bisa cermati uraian berikut.

Kandungan Surat Shad Ayat 23 dan Penjelasannya 

Shad merupakan salah satu surah yang ada di dalam kitab suci Al Quran. Surah ini berisikan 88 ayat termasuk ke dalam golongan surah Makkiyah.

Semua ayat yang ada di dalam surah ini memiliki poin penting tersendiri untuk umat muslim pelajari sebaik mungkin. Hal ini tidak terkecuali pada ayat 23 sekalipun.

Sebelum mempelajarinya, tentu perlu memahami bacaan lengkap dengan artinya terlebih dahulu. Berikut bacaan dan artinya.

Dengan bacaan dan arti di atas, surat Shad ayat 23 ini memiliki pokok isi kandungan tersendiri. Dalam sudah di atas, ada penjelasan tentang seseorang yang mengadukan masalahnya kepada Nabi Daud.

Seseorang tersebut berkata bahwa ada saudaranya yang memiliki 99 ekor kambing betina. Sementara ia hanya memiliki seekor kambing betina saja.

Lalu saudaranya memintanya untuk menyerahkan kambing betina tersebut kepadanya. Ia pun menyerahkannya karena tidak memiliki dalih yang kuat untuk berdebat.

Ia membicarakan masalah tersebut kepada Nabi Daud agar bisa mendapatkan keputusan yang tepat. Hal ini karena ia beranggapan keputusan dari Nabi Daud itu adil.

Berkaitan dengan kandungan surat Shad ayat 23, sebenarnya ada juga penjelasan bahwa saudara yang memiliki 99 ekor kambing betina pandai dalam memutarbalikkan fakta. Hal inilah yang membuat pihak satunya lagi tidak bisa menangkis perkataannya tanpa bukti kuat.

Akibatnya, ia merasa kalah dan harus memberikan kambingnya ke saudaranya tersebut. Bahkan meski kambing tersebut hanya seekor saja.

Dalam hal ini, saudaranya jadi semakin kaya karena jumlah ekornya bertambah. Di satu sisi, pihak yang mengadukan perkataannya ke Nabi Daud tersebut jadi menderita karena tidak memiliki seekor kambing pun.

Hikmah Mempelajari Surat Shad Ayat 23

Selain mengetahui pokok isi kandungan yang ada di dalam surat Shad ayat 23 ini, tentu juga perlu mempelajari hikmahnya. Ayat ini memang memiliki sederet hikmah yang perlu dipetik oleh umat muslim. Berikut beberapa diantaranya.

Konsep Persaudaraan

Hikmahnya yaitu bisa mengetahui salah satu konsep persaudaraan. Pada surah tadi tampak jelas bahwa ada penjelasan tentang seseorang yang meminta atau bahkan memaksa saudaranya untuk memberikan seekor kambingnya.

Baca Juga: Kandungan Surat Shad Ayat 27, Terjemahan dan Tafsirnya

Dalam persaudaraan, sudah seharusnya tidak memaksa saudara untuk memberikan sesuatu padanya. Apalagi jika sesuatu tersebut sangat berarti baginya. Mengingat, ia hanya memiliki seekor kambing.

Berbeda dengannya yang memiliki lebih banyak kambing. Perkara seperti ini hanya akan membuat salah satu pihak semakin menderita. Untuk saudaranya yang lemah juga perlu qona’ah.

Adil dalam Mengambil Keputusan 

Hikmah lainnya dari kandungan surat Shad ayat 23 yakni bisa mengetahui adil atau tidaknya dalam mengambil keputusan. Saat mendengar aduan dari salah satu pihak, Nabi Daud langsung mengambil keputusan

Ia menilai bahwa saudara yang memiliki 99 kambing telah berbuat zalim. Hal ini karena ia telah meminta kambing saudaranya sendiri yang hanya memiliki seekor saja.

Nabi Daud juga menyebut bahwa orang-orang cenderung berbuat zalim kepada pihak yang lemah karena tak memiliki bukti kuat untuk menyelesaikan perkaranya. Banyak orang yang berbuat zalim kecuali orang beriman dan menjalankan kebajikan sembari menjunjung tinggi keadilan.

Akan tetapi, keputusan yang Nabi Daud ambil ini keliru. Hal ini karena Nabi Daud seharusnya mendengarkan penjelasan dari pihak satunya lagi.

Dengan begitu, Nabi Daud bisa mendapatkan penjelasan dari kedua belah pihak atau semua orang yang terlibat di dalam perkara. Baru setelah itu, Nabi Daud bisa mengambil keputusan secara adil.

Baca Juga: Kandungan Surat Al Muminun Ayat 23, Kisah Nabi Nuh

Setelah simak uraian di atas, tentu bisa mengetahui bagaimana kandungan surat Shad ayat 23. Jangan hanya mengetahuinya saja, melainkan juga mempelajari dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, umat muslim bisa mendapatkan pembelajaran tersendiri. Umat muslim pun bisa lebih berhati-hati dalam bertindak maupun mengambil keputusan. (R10/HR-Online)

Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...
Terseret Arus Sungai Cipalu

Pemancing yang Terseret Arus Sungai Cipalu di Tasikmalaya Ditemukan, Begini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Ratim (42), pemancing yang terseret arus Sungai Cipalu di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025), akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, Jumat...
Misteri Girilawungan di Majalengka.

Misteri Girilawungan di Majalengka, Pemakaman Para Tokoh yang Sarat Sejarah

harapanrakyat.com,- Komplek pemakaman Girilawungan, di Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi banyak tokoh Majalengka. Salah satu tokoh yang...
Nelayan Asal Indonesia

Sugiyanto Nelayan Asal Indonesia Jadi Pahlawan Saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan

harapanrakyat.com,- Baru-baru ini nelayan asal Indonesia bernama Sugiyanto menjadi trending topik hingga viral di media sosial. Pasalnya, nelayan tersebut menjadi pahlawan yang paling berjasa...