Jerapah tidak memiliki pita suara bukan berarti tidak menghasilkan vokal suara yang dapat manusia dengar. Suara jerapah masih berada pada frekuensi rendah untuk pendengaran manusia. Lantas, bagaimana cara berkomunikasi hewan ini dengan sesamanya?
Baca Juga: Warna Asli Beruang Kutub Ternyata Bukan Putih, Faktanya Menarik
Jerapah memiliki kotak suara atau laring. Namun tidak dapat menghasilkan aliran udara melalui trakea sepanjang 4 meter untuk mengeluarkan suara atau menggetarkan pita suara.
Jerapah Tidak Memiliki Pita Suara, Berikut Cara Berkomunikasinya
Jerapah merupakan hewan yang hidup di darat dan memiliki leher panjang. Hewan yang satu ini biasanya banyak dijumpai di kebun binatang.
Jerapah tidak memiliki pita suara, ini karena lehernya yang panjang. Hal tersebut membuat aliran udara untuk menggetarkan pita suara menjadi sulit. Meskipun demikian, hewan dengan pola bulu cokelat ini memiliki cara tersendiri untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.
Menggunakan Suara Infrasonik
Jerapah merupakan hewan mamalia dan terkenal sangat pendiam. Ciri khas mamalia satu ini mempunyai kelenjar susu. Dengan begitu, hewan ini dapat menyusui.
Mamalia pada dasarnya termasuk kelas vertebrata atau memiliki tulang belakang (tulang ruas dan berderet sepanjang leher, punggung hingga ekor).
Ternyata, jerapah tidak memiliki pita suara. Cara hewan ini berkomunikasi dengan temannya adalah melalui infrasonik. Infrasonik merupakan suara frekuensi rendah dan sulit manusia dengarkan.
Cara hewan ini menghasilkan suara infrasonik dengan menggetarkan tenggorokan dan laringnya. Kemudian getaran tersebut akan menghasilkan suara erangan, dengusan dan lolongan rendah. Meski jarak mereka terpisah hingga beberapa kilometer, namun suara infrasonik tersebut dapat merambat jauh.
Suara infrasonik ini sebagai alat komunikasi dan menyampaikan berbagai informasi. Seperti untuk memanggil kawanannya apabila tersesat, memperingatkan jika ada predator mendekat dan menjadi ikatan antara induk serta anak.
Memakai Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh menjadi sarana komunikasi berikutnya selain suara infrasonik. Mamalia ini akan menggerakkan kepala, leher dan ekornya untuk menyampaikan pesan.
Jerapah menundukkan kepalanya saat menyapa teman-temannya atau menunjukkan rasa hormat. Kemudian mengayunkan leher ke belakang dan ke depan untuk menunjukkan keramahan.
Ketika mengangkat ekornya menjadi pertanda terdapat bahaya, ia akan memperingatkan kawanan yang lainnya. Predator dari hewan ini adalah macan tutul, singa dan anjing liar afrika.
Baca Juga: Cara Ikan Tidur, Rahasia di Balik Mata yang Selalu Terbuka
Meskipun jerapah tidak memiliki pita suara, namun untuk memperkuat ikatan sosial atau sebagai tanda sayang, hewan ini akan saling bersentuhan lehernya.
Fakta Unik Jerapah
Hewan darat tertinggi ini mempunyai banyak fakta unik. Diantaranya adalah leher dengan panjang sekitar dua meter.
Kakinya juga panjang dan memiliki osikon mirip tanduk. Osikon merupakan tonjolan mirip tanduk yang terdapat di atas kepala. Osikon ini yang membedakan dengan tanduk hewan yang lain, terbentuk dari tulang rawan mengeras dan tertutup bulu.
Pada jerapah jantan memiliki osikon sedikit berbulu dan lebih tebal. Sedangkan osikon betina memiliki osikon tipis dan tertutup bulu lebat.
Kepala jerapah mempunyai ukuran kecil dan memanjang ke depan. Sedangkan untuk ukuran telinganya kecil. Sehingga osikon ini berguna pada saat bertarung antara jerapah jantan.
Kemudian warna lidahnya biru keunguan dengan panjang kurang lebih 45 cm. Lidah ini berguna untuk menjangkau daun di pohon yang tinggi.
Ketika sedang makan, hewan ini menjulurkan lidahnya untuk menjangkau daun dan menariknya ke dalam mulut. Selain itu, lidah juga berfungsi untuk membersihkan serangga yang menempel pada tubuhnya.
Setiap harinya, jerapah tidur sekitar 4 hingga 6 jam. Untuk berat jantungnya sekitar 12 kilogram.
Setelah lahir, bayi jerapah secara mandiri dapat berdiri dan berjalan hanya dalam waktu 30 menit. Sementara itu, kecepatan berlarinya hingga 56 kilometer per jam.
Motif bulu ikonik ini tidak dapat ditemukan pada hewan yang lain. Tekstur dan bentuk motif dengan bintik mencolok ini merupakan warisan dari induknya. Warna utama pada hewan ini adalah coklat, coklat muda, krem dan orange tua.
Fungsi dari bintik coklat ini untuk mengatur suhu tubuh dan sebagai kamuflase. Aroma kulit yang khas dapat mengusir serangga.
Baca Juga: Dinosaurus yang Mirip Triceratops, Herbivora dan Bertanduk
Mamalia lain yang tidak memiliki pita suara selain jerapah adalah lumba-lumba, paus dan kelinci. Untuk jerapah sendiri melakukan komunikasi secara non verbal, yakni melalui postur tubuh, sentuhan dan mata. (R10/HR-Online)