Ekologi terumbu karang memiliki banyak manfaat. Terumbu karang atau koral melengkapi ekosistem alam. Itulah kenapa, bagian dari ekosistem laut ini wajib masyarakat lestarikan.
Baca Juga: Fauna Hutan Bakau sebagai Bentuk Keanegaragaman Hayati
Saat ini pelestarian terumbu karang sudah banyak masyarakat lakukan dari seluruh daerah. Apa manfaat dari terumbu karang tersebut?
Ekologi Terumbu Karang dan Pengertiannya
Terumbu karang pastinya bukan hal asing lagi. Koral banyak berada di laut ataupun pesisir pantai. Tentu saja pantai-pantai Indonesia pasti memiliki berbagai koral yang indah. Sebenarnya, koral merupakan sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang bernama zooxanthellae.
Fungsi dari makhluk hidup ini sangat penting di kehidupan manusia serta ekosistem laut. Koral termasuk dalam jenis filum Cnidaria kelas Anthozoa yang memiliki tentakel.
Kelas Anthozoa dari koral tersebut memiliki dua Subkelas, yakni Hexacorallia atau Zoantharia dan juga Octocorallia, keduanya terbagi dengan morfologi serta fisiologi.
Jadi, koral itu termasuk hewan laut karena mereka tidak bisa membuat makanannya sendiri seperti tumbuhan. Hewan ini memiliki bentuk yang unik karena terdiri dari beraneka warna dan rupa.
Tidak hanya itu, koral juga bisa menghasilkan CaCO3. Koral menjadi habitat bagi berbagai spesies tumbuhan laut, hewan laut, serta mikroorganisme lainnya.
Melansir dari Wikipedia, ekologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari interaksi makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya dan lingkungan sekitar. Pada ilmu lingkungan, ekologi menjadi ilmu dasar untuk memahami interaksi di dalam lingkungan.
Fungsi dan Manfaat Koral Secara Ekologi
Ekologi terumbu karang ini memiliki fungsi yang sangat penting. Secara ekologi, koral bermanfaat berfungsi untuk menjadi habitat berbagai biota laut.
Meski hewan ini hanya menutup sekitar 0.1% dari dasar laut, tetapi koral menjadi rumah bagi setidaknya seperempat semua spesies laut. Koral juga mendukung sekitar 4.000 spesies ikan dan 800 jenis karang.
Berbagai jenis biota laut menjadikan hewan ini sebagai tempat tinggal, mencari makan, hingga menjadi tempat biota laut berkembang biak. Dengan adanya koral, mereka bisa terus hidup dan berkembang biak.
Manfaatnya untuk Lingkungan
Manfaat ekologi terumbu karang lainnya adalah untuk lingkungan. Hubungan koral dengan lingkungan ini sangat nyata adanya.
Pertama, koral bisa menjadi peredam gelombang. Hewan ini sangat bermanfaat untuk meredam energi gelombang yang akan menuju ke daratan.
Dengan begitu, ombak di laut tidak akan terlalu besar. Alhasil, lingkungan di sekitar pantai tetap aman dan tidak rusak akibat ombak yang bersifat destruktif.
Baca Juga: Macam-Macam Anemon Laut, Hewan dengan Tentakel Beracun
Selanjutnya, koral juga menjadi tempat pengendapan. Manfaat ekologis dari koral ini tidak kalah penting untuk lingkungan di sekitar laut.
Koral berfungsi sebagai tempat pengendapan beberapa zat seperti misalnya kalsium karbonat. Zat ini salah satu jenis yang bisa menambah terjadinya proses pemanasan global.
Pemanasan global ini sangat berbahaya untuk lingkungan dan semua organisme di Bumi. Ketika pemanasan global terjadi, maka suhu di Bumi akan meningkat dan menyebabkan berbagai efek samping yang merusak.
Adanya koral bisa mengendapkan kalsium karbonat. Dengan begitu, CO2 yang terlepas ke udara akan semakin berkurang daripada tanpa pengendapan.
Manfaat untuk Manusia
Tidak hanya untuk makhluk hidup lain dan lingkungan, manfaat ekologi koral juga untuk manusia. Dalam hal ini, koral memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Potensi dan produksi ekonomi koral relatif tinggi. Makhluk hidup satu ini akan memperindah panorama bawah laut sehingga semakin banyak orang yang tertarik.
Laut dengan terumbu karang yang indah akan menjadi destinasi favorit. Dengan begitu, penghasilan pendudukan dan negara akan meningkat dengan pesat.
Dengan banyaknya manfaat dari koral, tentu saja pelestarian hewan laut ini harus dilakukan. Sebab, banyak koral yang saat ini sudah rusak dan berkurang.
Beberapa penyebab kerusakan koral bisa karena penjarahan, pengeboman, atau karena sampah-sampah yang menumpuk di laut. Itulah kenapa, kini berbagai negara termasuk Indonesia sudah mulai melakukan pelestarian dengan prosedur yang tepat, seperti penerapan atau perbaikan habitat.
Baca Juga: Kelinci Laut Hitam, Siput dengan Ukuran Terbesar di Dunia
Ketika terumbu karang ada dengan jumlah yang tepat, maka pemandangan bawah laut juga semakin asri. Lingkungan laut dan sekitar pantai juga akan lebih aman akibat manfaat ekologi terumbu karang ini. Jadi, pelestariannya harus dilakukan dengan sebaik mungkin. (R10/HR-Online)