harapanrakyat.com,- Sebanyak 280 anak yatim piatu dan duafa di Desa Sindangsari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendapat santunan saat momen Bulan Muharram 1446H.
Santunan diberikan di halaman Kantor Desa Sindangsari, Kamis (18/7/2024). Peringatan Bulan Muharram atau tahun baru Islam 1446H ini juga sebagai momen untuk memperkuat silaturahmi dan saling tolong menolong. Harapannya dapat meningkatkan ketakwaan kepada Alloh SWT.
Kepala Desa Sindangsari Cucu Samsudin mengatakan santunan untuk anak yatim piatu dan duafa ini rutin setiap tahun. Setiap tahun baru Islam dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi, memperkuat syiar Islam. Sehingga budaya Islam tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Baca Juga: Warga Minta Pemkab Ciamis Pasang PJU di Jalan Kawali-Linggapura
‘Upaya untuk memperkuat syiar Islam, memperkuat silaturahmi, kebersamaan dan saling tolong menolong. Terutama dalam meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Pemerintah desa memberikan santunan untuk ratusan anak yatim piatu dan duafa,” ujarnya.
Cucu menyebut 280 orang yang mendapat santunan terdiri dari 142 anak yatim piatu dan juga 138 kaum duafa. Santunan ini terlaksana berkat kerja sama antara Pemdes Sindangsari dengan berbagai pihak.
“Hal ini kami lakukan untuk berbagi kebahagiaan bersama anak anak yatim piatu dan juga duafa,” katanya.
Cucu menjelaskan makna yang terkandung dari kegiatan santunan anak yatim piatu. Menurutnya orang yang sering memberi santunan anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang mulia dihadapan Rasulullah Saw dan Allah SWT.
“Ini sebagaimana dalam hadits riwayat Bukhori. Dsebutkan kedudukan orang yang gemar menyantuni anak yatim di surga akan sedekat jari telunjuk dan jari tengah dengan beliau,” ucapnya.
Cucu berharap santunan tersebut bisa bermanfaat dan juga dapat memberikan kebahagiaan. Anak-anak yatim piatu ini lebih semangat untuk terus belajar dalam menggapai cita-citanya. (Dji/R9/HR-Online/Editor-Dadang)