harapanrakyat.com – Little Madinah, sebutan untuk sebuah ruang publik yang berada di Alun-alun Cililin, Bandung Barat, Jawa Barat. Pemda Bandung Barat sengaja membangun kawasan ini sebagai ruang publik di Kecamatan Cililin yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.
Baca Juga : Little Madinah Cililin Kebanjiran, Pemkab Bandung Barat Minta Tanggung Jawab Kontraktor
Namun, belakangan ini muncul keluhan dari warga mengenai kondisi Little Madinah terkait kurang baiknya pengelolaan ruang publik tersebut. Masalah utamanya adalah padamnya lampu penerangan di sana yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.
Bagus (45), seorang warga Cililin menyayangkan kondisi Little Madinah yang kurang terkelola dengan baik seperti saat ini. Sebab, pembangunan ruang publik itu menggunakan anggaran tak sedikit, namun kini kondisinya tak terawat.
“Keindahan Little Madinah Cililin sekarang terganggu karena lampu penerangannya padam. Hal ini membuat pemandangan di malam hari kurang eksotis, Padahal pembangunan alun-alun ini menggunakan uang rakyta yang tidak sedikit,” katanya, Minggu (9/6/2024).
Bagus juga mengatakan jika kondisi Little Madinah yang gelap gulita kerap dimanfaatkan oknum remaja untuk berpacaran di pojok alun-alun. Ia berharap, pemerintah desa dan kecamatan Cililin termasuk Pemkab Bandung Barat, segera memperbaiki fasilitas umum tersebut. Sehingga keberadaannya kembali ke tujuan semula dan terhindar dari tindakan tak senonoh.
Baca Juga : Pemprov Jawa Barat Danai Tiga Proyek Publik di Cianjur
Pengelolaan Little Madinah Kewenangan Pemerintah Kecamatan Cililin
Camat Cililin, Opa Mustopa membenarkan pengelolaan ruang publik itu memang berada di bawah tanggung jawab pihak kecamatan. Mulai dari penanganan sampah, keamanan, hingga fasilitas lainnya.
Bahkan, ia juga menyebut bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan anggaran pemeliharaan Little Madinah kepada bidang keuangan Kecamatan Cililin. Namun hingga saat ini permohonan anggaran itu belum cair sehingga berdampak pada tagihan penerangan.
Untuk memaksimalkan pengelolaan Little Madinah, Opa berharap Pemda Bandung Barat, melalui dinas terkait segera mengambil kebijakan. “Kami sangat berharap adanya kebijakan dari Pemda Bandung Barat untuk segera menangani masalah ini,” ucapnya. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)