harapanrakyat.com,- Sesosok mayat ditemukan tergeletak di sebuah ruangan asrama polisi di Garut, Jawa Barat. Penemuan mayat perempuan dugaan pembunuhan ini, pada Kamis (13/6/2024).
Polisi dari anggota polsek yang ada di Garut, kini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP secara bergantian.
Baca Juga: Geger! Mayat Bayi Dibungkus Plastik Hitam Ditemukan di Tepi Sungai Cimanuk Garut
Ternyata, mayat yang tergeletak yang ditemukan di asrama polisi itu merupakan alat peraga simulasi. Jadi, polisi dari unit Reskrim seluruh Polsek di Garut, melakukan tindakan pertama olah TKP setelah adanya penemuan mayat.
Dalam simulasi tersebut, ada 33 Polsek yang tersebar di 42 kecamatan di Garut yang ikut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Ari Rinaldo mengatakan, bahwa simulasi bertujuan meningkatkan kemampuan olah TKP pada saat penanganan awal.
“Ini seluruh polsek ikut simulasi. Ada 33 Polsek yang menghadirkan anggota Reskrim, Intel, termasuk Sabhara dan SPKT,” katanya Kamis (13/6/2024).
“Tujuannya agar mengetahui cara penanganan olah TKP yang baik dan benar. Untuk mayat yang ditemukan di asrama polisi yang digunakan merupakan boneka alat peraga,” jelasnya.
Baca Juga: Pria di Garut Tewas Diduga Dibunuh, Kondisi Tubuh Mengerikan
Lanjutnya menambahkan, proses olah TKP ini merupakan langkah awal penanganan suatu perkara. Jadi, anggota piket maupun tidak piket saat penanganan kasus, bisa menangani secara profesional.
“Sehingga dengan adanya simulasi termasuk lomba ini, maka bisa meningkatkan kemampuan anggota di tingkat polsek,” terangnya.
Lomba dan simulasi olah TKP ini, merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Bhayangkara 78. “Dengan adanya kegiatan ini selain lomba, bisa mengasah kemampuan personil olah TKP di lapangan,” pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)