harapanrakyat.com,- Di tengah panasnya terik matahari di Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Endut (59) penjual es cendol keliling nampak memikul jualannya. Endut menjadi andalan penolong warga sekitar Desa Ciakar dan Desa Kawali untuk melepas dahaga.
Endut, warga Dusun Indrayasa, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, ini sudah 34 tahun jadi penjual es cendol keliling. Kala itu usianya masih 25 tahun. Tak heran warga Kawali sudah tak asing lagi dengan sosok Endut. Terlebih es cendol yang dijualnya terbilang sangat terjangkau hanya Rp 2 ribu.
Setiap hari Endut berangkat dari rumah sambil memikul dagangan dan menjual es cendol ke pelosok desa. Seperti ke wilayah Desa Ciakar dan Desa Sindangsari Kecamatan Kawali dan pulang saat jualannya sudah habis.
“Segelas cendol yang dijual masih murah hanya Rp 2 ribu,” ujar Endut.
Penghasilan Endut setiap harinya tak menentu, namun rata-rata ia dapat membawa pulang Rp 400 ribu. Pendapatan itu masih kotor, belum dihitung dengan modal yang harus dikeluarkan.
Baca Juga: Libur Idulfitri 1445 H, Tempat Wisata Situ Wangi di Kawali Ciamis Sepi Pengunjung
Dari jualan es cendol ini, Endut mampu menghidupi keluarganya dengan 4 orang anak. Anak pertamanya kini sudah menikah dan anak kedua baru lulus SMA. Sedangkan dua anak lagi masih usia SD dan SMP.
Meski usianya sudah lanjut, Endut masih tetap berjualan es cendol. Alasannya, ia masih harus bisa menghidupi keluarganya karena ada dua anak lagi yang menjadi tanggungannya.
“Masih tetap jualan es cendol keliling, masih ada dua anak yang harus saya biayai. Alhamdulilah dengan es cendol ini saya bisa menghidupi keluarga,” ungkapnya.
Endut menjelaskan, musuh terbesar untuk pedagang es cendol adalah hujan. Sebab jika hujan biasanya pembeli menurun drastis bahkan bisa terjadi tak ada pembeli.
“Tapi saat cuaca panas juga belum tentu dagangan laris manis. Meski begitu tetap saya syukuri, Alhamdulillah bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga,” pungkasnya. (Dji/R9/HR-Online/Editor-Dadang)