harapanrakyat.com,- Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata minta maaf kepada masyarakat apabila ada janji politiknya yang tak terpenuhi.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Bupati Jeje usai Sholat Idul Adha di Alun-Alun Parigi, Senin (17/6/2024).
Jeje mengatakan, dalam waktu 8 bulan dirinya bersama Wakil Bupati Pangandaran, Ujang Endin akan mengakhiri masa jabatannya.
“Ada waktu sekitar delapan bulan, maka dalam kesempatan yang berbahagia ini mohon maaf sebesar-besarnya kalau ada janji, komitmen yang belum diwujudkan dengan baik oleh saya dan pak Wakil,” kata Jeje.
Apabila ada pembangunan, Jeje menyebut, hal itu bukanlah prestasi seorang pemimpin melainkan memang kewajiban seorang pemimpin.
“Adapun kalau ada kebaikan, ada prestasi, ada pembangunan, itu bukan prestasi seorang pemimpin, tapi kewajiban bagi seorang pemimpin,” katanya.
Baca Juga: Pembangunan Mapolres Pangandaran, Kado Terakhir di Akhir Masa Jabatan Bupati Jeje
“Amanah yang diberikan adalah bagaimana kita semua bisa membangun bersama. Sehingga apa yang kita cita-citakan Pangandaran yang juara yang hebat, bisa terlaksana dengan baik,” lanjutnya.
Selain minta maaf, Bupati Jeje mengajak masyarakat mendoakan jemaah haji asal Pangandaran agar bisa pulang kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji mabrur.
“Jemaah haji sekitar 429 orang ditambah petugas 8 orang. Mudah-mudahan mereka bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik dan menjadi haji yang mabrur mabruroh dan kembali ke tanah air dengan selamat. Tentu kita sedih dari jemaah haji tersebut ada dua yang meninggal, mudah-mudahan meninggalnya husnul khotimah,” pungkas Jeje.
Sementara itu, sholat Idul Adha tingkat Kabupaten Pangandaran digelar di Alun-Alun Parigi. Bupati Jeje Wiradinata bersama Wakil Bupati Ujang Endin terlihat menghadiri sholat Idul Adha tersebut.
Sholat Idul Adha dilaksanakan pada 06.30 WIB, bertindak sebagai Imam adalah K Masud S.Ag S.Pd, MM., Khotib Yayan S.Ag dan Muroqi Yusri Rahmat.(Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)