Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita BisnisBudidaya Serai Wangi Bisa Jadi Peluang Bisnis Menguntungkan

Budidaya Serai Wangi Bisa Jadi Peluang Bisnis Menguntungkan

Budidaya serai wangi memang bisa dibilang menantang, namun juga tidak terlalu sulit. Tanaman ini merupakan salah satu jenis yang dapat menghasilkan minyak atsiri melalui proses penyulingan. 

Baca Juga: Budidaya Pohon Nyamplung yang Mudah dan Menguntungkan

Budidaya tanaman memiliki potensi besar untuk menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Dalam perdagangan internasional, minyak serai wangi lebih terkenal sebagai Citronella Oil, sementara di Indonesia sering kita sebut sebagai Citronella Oil of Java.

Budidaya Serai Wangi yang Benar Agar Memberikan Keuntungan

Serai wangi dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Untuk mendapatkan pertumbuhan daun yang optimal, tanaman ini membutuhkan iklim yang lembap dan pencahayaan yang cukup.

Pasalnya, kedua faktor tersebut mempengaruhi kandungan minyak atsirinya. Pertumbuhan terbaik biasanya terjadi pada tanah yang subur, gembur, kaya humus, dan tidak tergenang air.

Menyiapkan Lahan

Serai wangi adalah salah satu tanaman yang mudah tumbuh. Namun, sebelum menanam, lahan harus Anda olah terlebih dahulu untuk membersihkannya dari gulma dan sisa-sisa tanaman dengan cara membajak. Setelah itu, biarkan lahan selama sebulan.

Setelah sebulan, berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang sekitar 20 hingga 30 ton per hektar. Buat lubang tanam dengan menggali tanah dan menyesuaikan jaraknya sesuai kebutuhan serta tingkat kemiringan lahan.

Menyiapkan Bahan Tanaman

Tahap selanjutnya dalam budidaya serai wangi adalah menyiapkan bahan tanam. Serai wangi dapat Anda perbanyak secara vegetatif menggunakan serpihan anakan atau rumpun. Serpihan ini bisa langsung Anda tanam di media yang telah Anda siapkan.

Bahan tanam berbentuk serpihan diambil dari pohon induk yang terpilih atau klon unggulan. Pangkas daunnya hingga setinggi 20 cm dari permukaan tanah untuk mengurangi penguapan selama proses pemisahan.

Anakan atau serpihan harus memiliki akar yang sehat agar tidak rusak saat Anda ambil. Untuk itu, bongkar rumpun menggunakan garpu, lalu pisahkan rumpun tersebut.

Cara Penanaman

Penanaman serai wangi sebaiknya Anda lakukan pada awal musim hujan. Ini karena kebutuhan air sangat penting pada awal pertumbuhan dan menentukan keberhasilan penanaman. Dalam teknik budidaya serai wangi, persiapkan lubang tanam sebelum anakan atau serpihan siap untuk Anda tanam.

Pemeliharaan

Dalam aktivitas pemeliharaan seperti penyulaman, penyiangan, pembuangan gulma, pembumbunan, pemupukan, serta pemberantasan hama dan penyakit, pembumbunan memiliki peran penting. Ini membantu merangsang pertumbuhan dan melindungi tunas-tunas baru dari kerusakan akibat angin kencang, serta meningkatkan drainase. 

Pembumbunan bisa Anda lakukan 2 hingga 3 minggu sekali, seringkali bersamaan dengan penyiangan, untuk menghemat biaya pemeliharaan. Untuk pemupukan, dosis yang direkomendasikan adalah urea 100 kg per hektar, SP-36 25 kg per hektar, dan KCL 125 kg per hektar, dengan jarak tanam sekitar 100 x 75 cm. 

Baca Juga: Tanaman Buah dalam Pot, Bisa Jadi Usaha yang Menguntungkan

Anda juga dapat menggunakan kombinasi dengan pupuk kandang sebanyak 30 ton per hektar. Pupuk bisa Anda tanam di sekitar akar tanaman secara melingkar, terutama pada awal musim hujan.

Pemberian pupuk kandang sebaiknya Anda lakukan satu minggu sebelum penanaman. Saat penanaman, berikan 1/3 dosis urea dan dosis penuh KCL, serta TSP/SP-36 untuk tanaman yang berumur 2 hingga 3 minggu. Untuk dosis 2/3 urea, berikan ketika tanaman berusia sekitar 3 bulan.

Pola Tanam

Untuk mengembangkan budidaya serai wangi secara efektif, ada dua opsi pola tanam yang dapat Anda pertimbangkan. Pertama, serai wangi dapat Anda tanam sebagai tanaman utama dengan menumpang sari dengan tanaman semusim atau tanaman tahunan sebagai tanaman sela. 

Alternatifnya, serai wangi dapat Anda jadikan tanaman sela di antara tanaman perkebunan yang sudah ada. Dengan memilih salah satu dari dua pendekatan ini, petani dapat meningkatkan hasil panen dan memaksimalkan penggunaan lahan secara optimal.

Panen

Idealnya, serai wangi sebaiknya Anda panen setelah mencapai usia 6 bulan sejak tanam. Cara panen yang direkomendasikan adalah dengan memangkas atau memotong daun serai dengan tinggi sekitar 10-15 cm dari permukaan tanah. 

Untuk panen berikutnya, sebaiknya Anda lakukan setiap 3 bulan sesuai dengan kondisi tanaman, pola curah hujan, dan kesuburan tanah di lokasi budidaya masing-masing. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, petani dapat menjaga kesehatan tanaman serai wangi dan memastikan hasil panen yang optimal secara berkelanjutan.

Baca Juga: Cara Menanam Buah Naga Cepat Berbuah, Prospek Menjanjikan

Budidaya serai wangi menjanjikan peluang usaha menguntungkan bagi masyarakat Indonesia, terutama di pedesaan dengan lahan luas. Serai wangi dapat Anda tanam di lahan kosong dan hasilnya dapat Anda jual atau olah sendiri, misalnya menjadi minuman herbal yang berkhasiat. Hal ini memberikan potensi pendapatan tambahan dan memanfaatkan sumber daya lokal secara efektif. (R10/HR-Online)

Bantuan pembangunan rutilahu

Usai Tinjau Jalan Longsor, Bupati Ciamis Spontan Beri Bantuan Pembangunan 2 Rutilahu

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara spontan memberikan bantuan pembangunan 2 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Dusun Sukamaju, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten...
Jalan ambles Ciamis

Tinjau Jalan Terdampak Longsor dan Ambles, Bupati Ciamis: Segera Diperbaiki

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meninjau jalan yang terdampak tanah longsor dan ambles di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Jalan...
Diskon Tarif Tol

Diskon Tarif Tol Arus Balik Lebaran 2025, Ini Jadwal dan Rinciannya!

harapanrakyat.com,- Jasa Marga memberlakukan sejumlah kebijakan untuk mencegah kemacetan saat arus balik Lebaran 2025. Salah satunya menerapkan diskon tarif tol yang berlaku mulai hari...
Jurnalis Bantu Polisi

Aksi Solidaritas Sejumlah Jurnalis TV di Garut, Bantu Polisi Amankan Arus Balik Mudik Lebaran

harapanrakyat.com,- Sejumlah jurnalis televisi di Garut membantu aparat kepolisian yang tengah mengamankan arus lalu lintas di simpang empat Sigobing. Meski di tengah hujan deras,...
Naik Sepeda

Pemudik Asal Kuningan Pilih Naik Sepeda ke Bandung saat Arus Balik Lebaran

harapanrakyat.com,- Di tengah lonjakan kendaraan yang menghiasi arus mudik lebaran, Nurdin Yusuf (31), seorang pria asal Kuningan Jawa Barat, memilih jalur yang berbeda. Ia...
Aset Pemkab

Warga Bersihkan Aset Pemkab Ciamis yang Terlantar di Cipaku, Begini Respons BPKD

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis melalui BPKD mengapresiasi inisiatif warga yang membersihkan aset pemerintah di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku. Apalagi sebelumnya lokasi tersebut banyak rumput liarnya.  Kabid...