harapanrakyat.com,- Arus balik Idul Adha 2024 di wilayah Garut menuju Bandung dan Tol Cileunyi, Jawa Barat, pada Selasa (18/6/2024) malam terpantau macet parah. Polisi terpaksa memberlakukan sistem one way sepenggal, karena ekor kepadatan kendaraan cukup panjang.
Baca Juga: Jelang Idul Adha 2024, Pasar Domba di Garut Mulai Diserbu Pembeli
Kemacetan itu terjadi di jalur Selatan, tepatnya di pertigaan Cibiuk-Limbangan, pertigaan Warung Bandrek, Lewo yang mengarah ke Nagreg, Bandung dan Tol Cileunyi.
Pengendara roda empat atau mobil pribadi mendominasi, sedangkan pengguna roda dua atau sepeda motor hanya warga lokal.
Sistem one way atau satu arah itu sudah diberlakukan 5 kali pada malam ini. Petugas tak mau ambil resiko apabila terjadi penumpukan kendaraan yang panjang bisa memicu macet total di wilayah tersebut.
Kepadatan kendaraan terjadi akibat pemudik dari arah Tasikmalaya mengarah Bandung via jalur Limbangan Garut meningkat. Hal ini seiring dengan berakhirnya masa cuti bersama Lebaran Idul Adha 2024.
“Kami ingin memperlancar arus lalau lintas dari arah Limbangan hingga Pasar Lewo. Memang tadi terjadi sendatan. Untuk melayani masyarakat kami melakukan one way untuk memperlancar arus lalin yang mengarah ke Bandung,” kata AKBP Ghandi Jukardi, Kabag Ops Dirlantas Polda Jabar
Ia menyebutkan, kemacetan saat arus balik Idul Adha 2024 karena ada persimpangan dan volume kendaraan yang memang meningkat.
Antrean kendaraan itu terjadi dari wilayah Bandrek hingga Pananjung, sehingga perlu diterapkan one way sepenggal.
“Ada beberapa titik spot, yang pertama di Pasar Limbangan, kemudian di Bandrek. Karena ada persilangan, jadi ada hambatan sehingga ada antrian kendaraan. Volumenya memang meningkat, kami melakukan cara bertindak one way sepenggal dari Bandrek sampai dengan Pananjung,” ungkapnya.
Baca Juga: 4 Preman Kampung di Garut Aniaya Warga Saat Malam Takbiran, 2 Pelaku Berhasil Diringkus
Sementara itu, polisi masih siaga di beberapa titik. Karena memang volume kendaraan dari arah Tasikmalaya yang mengarah Bandung via Limbangan Garut, masih sangat meriah. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)