harapanrakyat.com,- RSUD Pandega Pangandaran, Jawa Barat, menggelar In House Training penanggulangan kebakaran dan bencana. Acara yang berlangsung di Aula Gedung A Lantai 4 RSUD Pandega, Jumat (17/5/2024) tersebut, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran.
Baca Juga: Hipertensi Disebut The Silent Killer, Dokter RSUD Pandega Pangandaran Ungkap Cara Mencegahnya
Hadir di acara tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Pangandaran, Untung Saeful Rokhman, yang juga sebagai narasumber bersama 3 narasumber lainnya.
Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Dr. Hj. Titi Sutiamah mengatakan, alasan diadakan pelatihan tersebut, karena letak rumah sakit yang ada di pesisir pantai.
“Itulah yang menjadi salah satu dasar adanya pelatihan penanggulangan bencana ini,” katanya Jumat (25/5/2024).
Materi In House Training Penanggulangan Kebakaran dan Bencana di RSUD Pandega Pangandaran
Lanjutnya menambahkan, ada 4 materi dalam kegiatan pelatihan tersebut. Antara lain mengenai penanganan pasca bencana, manajemen kedaruratan, mengenal ancaman bencana dan terakhir mengenai manajemen bencana.
Titi menjelaskan, bahwa tujuan diadakan In House Training ini adalah guna meningkatkan pengetahuan serta kapasitas pegawai RSUD Pandega.
Baca Juga: RSUD Pandega Pangandaran Sambut Bulan K3 Nasional dengan Fokus Utamakan Keselamatan Kerja
Selain itu juga mempersiapkan semua unsur yang ada di RSUD Pandega Pangandaran. Seperti tenaga kesehatan, medis dan staf, dalam menghadapi dan menanggapi bencana atau kejadian darurat.
“In House Training ini juga suatu kebutuhan dan kewajiban kita semua. Karena bencana tidak bisa kita prediksi serta terus mengintai, maka wajib bagi kita untuk siaga setiap saat,” jelasnya.
Menurutnya, sebagai pemberi pelayanan kesehatan, pegawai di lingkungan RSUD Pandega Pangandaran juga perlu meningkatkan kewaspadaan dan melatih diri.
“Kita sadari kita berada di daerah rawan bencana,” ujarnya.
Baca Juga: Wujudkan Pelayanan Prima, RSUD Pandega Pangandaran Gencar Lakukan Sosialisasi
Titi berharap, dengan pelatihan tersebut, semua pegawai bisa paham akan perannya mas-masing dan sikap serta tanggal ketika terjadi bencana.
“In House Training ini juga merupakan wujud implementasi pengembangan SDM RSUD Pandega Pangandaran,” pungkasnya. (Madlani/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)