harapanrakyat.com,- Dalam melaksanakan program ketahanan pangan, Pemerintah Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, membagikan bibit sayuran kepada warga, Kamis (2/5/2024).
Baca Juga: Untuk Kemajuan Daerah, Karang Taruna Kecamatan Cipaku Ciamis Diajak Kreatif, Inovatif dan Produktif
Kepala Desa Jalatrang Dadi Haryadi mengatakan, pembagian bibit sayuran ini didanai oleh Dana Desa. Konsep dalam program tersebut yaitu memanfaatkan pekarangan rumah milik warga.
“Adapun bibit-bibit sayuran yang dibagikan itu berupa bibit cabai, tomat dan bawang merah. Dari tiga jenis bibit tersebut kita kasih masing-masingnya 5 bibit, sehingga yang kami berikan kepada warga itu sebanyak 15 bibit untuk satu rumah,” terangnya.
Menurut Dadi, munculnya ide pemberian bibit pada program ketahanan pangan ini berdasarkan adanya data dari BPS Ciamis tahun 2022 bahwa, di Desa Jalatrang dari tiga jenis bumbu tersebut ternyata mengeluarkan uang sebesar Rp 72 juta dalam sebulan.
“Dari tiga jenis bumbu, yakni cabai, bawang merah dan tomat itu uang keluar sebesar Rp 72 juta dalam satu bulan, jadi masyarakat itu suka membeli. Makanya kita coba untuk melaksanakan program ketahanan pangan, sehingga masyarakat bisa menanam sayuran tersebut,” tuturnya.
Dadi berharap dengan warga menanam sayuran di pekarangan rumah sendiri bisa menekan pengeluarannya.
Kemudian, jika bibit tanaman sayuran ini melimpah, nantinya bisa menjadi lahan bisnis untuk meningkatkan perekonomian warga.
“Mudah-mudahan saja kalau nanti sayuran ini bisa melimpah ruah, kan bisa saja jadi lahan bisnis untuk meningkatkan pendapatan perekonomian bagi keluarga,” ujar Dadi.
Target Program Ketahanan Pangan Desa Jalatrang Ciamis
Baca Juga: Sudah Dua Minggu Harga Cabe dan Sayuran di Pasar Ciamis Melonjak
Pihaknya pun menargetkan pemberian bibit sayuran ini untuk 1.000 rumah. Sementara, pemberian secara simbolis hanya ke empat rumah, dan akan dilanjutkan oleh kelompok wanita tani (KWT) kepada setiap rumah.
“Tahun ini kita target 1.000 rumah. Di Desa Jalatrang sendiri ada 2.150 rumah, jadi kita lihat dulu karena banyak rumah kosong atau yang urbanisasi. Maka dari itu kita target 1.000 rumah dulu,” terangnya.
Dadi juga menjelaskan, bibit-bibit tanaman tersebut dibeli menggunakan Dana Desa dari KWT di Desa Jalatrang. Kemudian, program ketahanan pangan ini pun nantinya akan dibawahi oleh KWT Desa Jalatrang.
“Jadi anggota KWT itu nantinya akan mempunyai rumah binaan warga sekitar 15 rumah untuk satu orang anggota KWT. Sehingga program ini bisa berjalan dengan baik, tidak sembarangan hanya memberi saja, tapi nanti ada pembinaan dari anggota KWT,” jelasnya.
Dengan adanya pemberian bibit tanaman tersebut, Dadi berharap nantinya kebutuhan khususnya bumbu di masyarakat tidak harus membeli dari luar. Bahkan bisa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Manfaatkan Lahan Kosong, KWT di Ciamis Ini Tanami Aneka Sayuran di Kantor Desa
“Saya juga berharap pekarangan rumah warga itu tidak gersang. Jadi program ketahanan pangan ini juga dalam rangka memanfaatkan pekarangan rumah warga,” pungkasnya. (Feri/R3/HR-Online/Editor: Eva)