harapanrakyat.com,- Para petani di Kampung Pajagan, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menjerit.
Pilu petani di Tasikmalaya tersebut, setelah hama wereng menyebabkan puluhan hektare lahan sawahnya yang siap panen diserang hama wereng.
Baca Juga: Petani Milenial di Tasikmalaya Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Kebun Cabe
Seperti tanaman padi yang baru saja dicocoki beberapa minggu lalu, namun tiba-tiba hama menyerang tanaman padi. Terlihat padi sepenuhnya mati hingga menguning, layaknya padi matang yang siap panen.
Karena benih padi daunnya menguning, alhasil petani bakal menanam ulang benih padi. Kini para petani di Tasikmalaya yang menjerit itu, berharap ada keajaiban untuk tanaman padinya hidup kembali.
Mereka juga berharap ada bantuan penyemprotan gratis untuk benih padi mereka.
“Baru ditanam seminggu lalu, tapi ini diserang hama wereng, jadi menguning gini. Yah mudah-mudahan hidup kembali. Karena tadi sudah disemprot juga sama dinas pertanian,” kata Dartiah seorang petani di Kampung Pajagan, Jumat (31/5/2024).
Menurutnya, hama wereng tersebut menyerang puluhan hektare sawahnya. Sehingga, tanaman padi tidak ada yang tersisa.
“Kalau saya nggak ditanam ulang. Menunggu beberapa hari lagi, barang kali ada keajaiban agar tanaman padi kembali menghijau,” ujarnya.
“Kemungkinan sawah-sawah lain terpaksa dicocok tanam ulang lagi. Karena sudah pada mati total padinya,” katanya menambahkan.
Baca Juga: Hektaran Sawah Diserang Hama Wereng, Petani Sidaharja Ciamis Lakukan Semprot Massal
Selain Dartiah, Eruh petani di Tasikmalaya lainnya juga menjerit, karena tanaman padinya diserang hama wereng.
Ia mengaku terpaksa mencocok ulang benih padi kembali yang beberapa minggu di tanamnya, lantaran sudah mati dan menguning.
“Jadi saya merugi dua kali. Serangan hama wereng ini baru terjadi lagi. Biasanya, baru dicocok juga benihnya langsung subur menghijau,” kata Eruh. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)