harapanrakyat.com,- Gegara anak main korek api, sebuah rumah warga di Dusun Cikuya, RT 03, RW 01, Desa Langkapsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat nyaris ludes terbakar.
Kebakaran yang terjadi pada Selasa (14/04/2024) siang sekitar pukul 12.30 WIB tersebut diduga sempat membuat panik pemilik rumah. Pasalnya, saat itu pemilik rumah tengah tidur siang, ia pun tercengang ketika melihat sudah ada kepulan asap pekat dan kobaran api di dapur rumahnya.
Anggota Tagana Kabupaten Ciamis Deni Permana mengatakan, kebakaran tersebut berhasil dipadamkan oleh warga sekitar.
“Kami juga baru menerima laporan ketika api sudah berhasil dipadamkan oleh warga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.
Menurut Deni, kebakaran tersebut diduga dari percikan korek api yang dimainkan oleh anak pemilik rumah.
“Saat itu pemilik rumah tengah tidur siang, nah kemungkinan ketika itu anaknya yang kecil bermain korek api di dapur, hingga akhirnya membakar kasur lantai dan langsung merembet ke bagian di dinding rumah,” terangnya.
Baca Juga: Masak Air Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga di Banjar Kebakaran
Kronologi Kebakaran di Banjaranyar Ciamis, Gegara Anak Main Korek Api
Menurut Deni, pemilik rumah bernama Eem Suhaemah (54) mengaku sedang tidur saat kebakaran itu terjadi. Ia pun panik saat melihat kobaran api di rumahnya.
“Saat itu pemilik rumah mengaku sedang tidur, tiba-tiba ia terbangun dikejutkan dengan adanya kobaran api, sehingga ia meminta tolong kepada tetangga, hingga akhirnya para tetangga berdatangan dan langsung memadamkan api dengan alat seadanya,” ungkap Deni.
Menurut Deni, akibat dari kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian mencapai Rp 5 juta.
“Yang terbakar itu mesin cuci, rak sepatu, kasur lipat, lemari, serta dinding dapur yang terbuat dari bahan mudah terbakar,” jelasnya.
Sementara itu, petugas Damkar Banjarsari, Bintang Nur Alam mengaku pihaknya tidak mendapatkan laporan ketika terjadi kebakaran tersebut.
“Namun begitu petugas dari Pos WMK Banjarsari tadi langsung berangkat ke lokasi untuk melakukan asesmen. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran rumah ini,” katanya.
Bintang juga berharap, masyarakat lebih cepat melaporkan kebakaran rumah yang terjadi di lingkungannya.
“Karena dalam hal ini pihak kami juga sudah melakukan sosialisasi ke setiap desa, bahkan nomor telepon Damkar Pos WMK Banjarsari juga sudah disebar. Hampir semua Kepala Desa itu sudah memilikinya, sehingga tidak sulit lagi untuk menghubungi kami ketika terjadi musibah kebakaran,” ungkapnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)