harapanrakyat.com,- Sebanyak 18 Seni Helaran di Tatar Galuh Ciamis, Jawa Barat, dan dua seni Helaran dari luar daerah, akan mengikuti Galuh Ethnic Carnival (GEC). Acara tersebut dalam rangka meriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis yang ke-382 tahun 2024.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis, Dadang Darmawan, melalui Kabid Kebudayaan, Muharam A Zajuli, membenarkan terkait akan adanya pelaksanaan Galuh Ethnic Carnival
Menurutnya, kegiatan Galuh Ethnic Carnival ini merupakan agenda rutin yang memang sudah direncanakan setiap tahunnya. Tujuannya, tiada lain untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis.
Baca Juga: Ribuan Masyarakat Serbu Jajanan Gratis Hari Jadi Ciamis, Ada yang Pingsan
Selain itu, katanya, dalam pelaksanaannya juga memberikan apresiasi terhadap seni helaran yang ada di Kabupaten Ciamis. Jadi tidak semua kelompok seni bisa hadir, akan tetapi yang spesifik di seni Helaran.
“Selain tujuannya untuk meriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis, GEC ini juga untuk memberikan apresiasi kepada seni helaran dan memberikan kesempatan tampil,” katanya, Kamis (30/5/2024).
Pelaksanaan dan Rute Seni Helaran yang akan Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-382
Muharam menyebut, dalam kegiatan GEC itu, rencananya akan ada 18 seni Helaran yang sudah tercatat. Kemudian untuk tahun ini juga, ada support dari luar daerah yakni Kabupaten Kuningan dan Kota Banjar.
“Untuk seni Helaran di Kabupaten Kuningan itu seni Kajene. Sedangkan dari Kota Banjar itu seni Kuta Geugeus. Kalau tahun sebelumnya itu dari Jawa Tengah, nah tahun ini masih dari Jawa Barat,” ucapnya.
Baca Juga: Jelang Hari Jadi Ciamis ke-381, Bupati Herdiat Ziarah dan Napak Tilas ke Makam Leluhur
Sedangkan untuk rute sendiri, masih sama dengan tahun sebelumnya. Yaitu mulai dari depan kantor Disbudpora Ciamis, lalu lewat Pasar Manis Ciamis dan finish di Pendopo Bupati Ciamis.
“Kegiatan GEC dalam rangka meriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ini, akan dilaksanakan tanggal 11 Juni 2024,” imbuhnya.
Muharam berharap, dengan adanya GEC ini, kedepannya untuk kelompok seni yang menjadi menjadi kebanggaan Ciamis. Sebab, suatu apresiasi yang memang sudah berkarya di seni, sehingga dihargai dengan penampilan di event-event tertentu.
Baca Juga: Sambut Hari Jadi Ciamis ke-381, Selain Ngarak Pataka Ada Kirab Mahkota Binokasih
“Lalu dari konteks pelestariannya ini, mudah-mudahan tetap terjaga dan terlindungi. Kalau sudah terjaga dan terlindungi, bisa kita wariskan kepada anak dan cucu,” harapnya.
Kemudian, tambah Muharam, karena kegiatan Galuh Ethnic Carnival ini merupakan suatu agenda rutin setiap tahunnya, kedepannya pihaknya akan mengusulkan untuk menjadi warisan budaya tak benda (WBTB). (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)