Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TasikmalayaRibuan Rumah di Tasikmalaya Terendam Banjir Luapan Sungai Citanduy dan Cikidang

Ribuan Rumah di Tasikmalaya Terendam Banjir Luapan Sungai Citanduy dan Cikidang

harapanrakyat.com,- Banjir luapan Sungai Citanduy dan Cikidang di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, merendam ribuan rumah warga. Banjir tersebut terjadi sejak Kamis (25/4/2024) malam.

Baca Juga: TPT Longsor, Puluhan Rumah Terendam Banjir di Tasikmalaya

Selain rumah, fasilitas pendidikan, lahan pertanian hingga jalan raya terputus total terendam banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nur Aididin menyebut, banjir langganan ini disebabkan terjadi penyempitan Sungai Citanduy.

Nur mengatakan, banjir sampai merendam 1500 rumah warga dan hektar lahan pertanian. Selain itu juga, 900 orang mengungsi di aula desa dan masjid.

“Warga yang terendam ada yang mengungsi, tapi ada yang bertahan di rumahnya masing-masing,” katanya Jumat (26/4/2024).

Menurutnya, banjir tersebut merupakan langganan. Selain karena intensitas hujan tinggi, juga penyempitan sungai jadi penyebabnya. Dan juga, banyak bangunan yang berdiri di bantaran sungai.

“Membuat banjir kerap terjadi. Sehingga dibutuhkan normalisasi sungai agar banjir tidak terulang,” ujarnya.

Nur mengaku sudah melakukan upaya untuk mengatasi banjir dari luapan Sungai Citanduy dan Cikidang.

Seperti saat ia menjadi Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2021, sudah ada program untuk menangani banjir ini.

Baca Juga: Jalan di Tasikmalaya Ini Jadi Langganan Banjir, Warga Minta Pemerintah Ambil Langkah Konkret

Bahkan, pihaknya bersama dengan BBWS sudah mengusulkan dan siap untuk pelebaran Sungai Citanduy. Kemudian pesodetan dan pengerukan karena ada pertemuan dengan Sungai Cikidang.

“Tetapi mungkin karena ada sesuatu hal, sehingga hal itu tidak terlaksana,” katanya.

Saat ini, sambungnya, di bantaran Sungai Citanduy sudah dipenuhi dengan bangunan-bangunan. Sehingga lebar sungai lebih kecil dari tampungnya dan sudah tidak memadai.

“Akibatnya, jika intensitas hujan tinggi dan sungainya dangkal terus tidak dilakukan pengerukan dan pelebaran, maka pasti akan banjir seperti ini,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Cara Merekam Video Call Telegram Mudah dan Praktis

Cara Merekam Video Call Telegram Mudah dan Praktis

Pada dasarnya, aplikasi Telegram tidak memiliki fitur perekam layar video call. Kendati demikian, pengguna tidak perlu khawatir karena cara merekam video call Telegram tetap...
Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa agar mudah menghafal bisa diamalkan oleh setiap umat muslim. Ada kalanya hafalan terasa sulit dilakukan. Apalagi jika tidak berlandaskan niat sungguh-sungguh dan semangat...
Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...