Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita NasionalMendikbud Hapus Pramuka dari Ekstrakurikuler Wajib, Tuai Pro Kontra

Mendikbud Hapus Pramuka dari Ekstrakurikuler Wajib, Tuai Pro Kontra

harapanrakyat.com,- Mendikbud hapus Pramuka dari ekstrakurikuler wajib ramai menjadi perbincangan warganet di media sosial. Kebijakan ini menuai pro kontra dari kalangan pejabat hingga masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Mahasiswa tidak Wajib Skripsi, Mendikbud; Sekarang Jadi Opsional

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI Nadiem Makarim, telah mengubah aturan tentang ekstrakurikuler Pramuka.

Sebelumnya, kegiatan Pramuka tercantum dalam Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan. Kegiatan tersebut merupakan ekstrakurikuler wajib dalam pendidikan dasar dan menengah. Namun kini aturan itu tidak lagi berlaku.

Perubahan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum Pendidikan Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam aturan baru itu menempatkan Pramuka sebagai kegiatan yang dapat dipilih dan diikuti sesuai kebutuhan, potensi, bakat, dan minat peserta didik.

Penetapan aturan tersebut di Jakarta pada Jumat (25/3/2024), dan sudah berlaku sejak Sabtu (26/3/2024) lalu.

Mendikbud Hapus Pramuka dari Ekstrakurikuler Wajib di Sekolah

Pramuka kini telah Mendikbud hapus dari ekskul wajib yang ada di sekolah. Namun, bukan berarti Pramuka sepenuhnya hilang. Siswa dapat mengikuti ekskul ini sesuai minat dan bakatnya.

Adapun yang kurang tertarik dengan Pramuka tidak lagi wajib mengikutinya. Tetapi, kebebasan ini justru menuai banyak pro dan kontra.

Baca Juga: Tingkatkan Softskill, Kwarcab Pramuka Kabupaten Bandung Gelar Scout Journalist Camp

Setelah bertahun-tahun lamanya Pramuka jadi ekstrakurikuler wajib, masyarakat sangat merasakan dampak positifnya. Mulai dari membentuk jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, kreativitas yang tinggi, hingga cinta terhadap Tanah Air.

Pro Kontra Kebijakan Mendikbud Nadiem Soal Pramuka

Maka, banyak orang yang menyayangkan akan keputusan tersebut. Salah satunya adalah Wakil Ketua MPR RI 2019-2024,  Hidayat Nur Wahid.

Ia mengaku sejak SD mengikuti kegiatan kepramukaan, dan sangat merasakan dampak positifnya bagi pembentukan karakter yang baik.

“Sayang sekali kalau ekstrakurikuler Pramuka ini resmi dihapus, Mas Menteri,” tulisnya di salah satu platform media sosial.

Tak hanya itu, banyak juga warganet yang kontra atas peraturan Mendikbud yang menghapus Pramuka dari ekstrakurikuler wajib.

“Pelajaran kepramukaan penting tapi kok dihapus. Bagaimana jadinya generasi muda bangsa ini?”, tulis salah satu akun.

“Loh, Pak. Jangan dong! Dengan Pramuka anak-anak jadi belajar mandiri loh,” timpal akun lainnya.

Meski banyak yang kontra, tetapi ada juga warganet yang setuju terhadap keputusan Menteri Nadiem Makarim ini.

“Pramuka tidak jadi ekstrakurikuler wajib, bukan dihapus semua. Pramuka itu masih ada dalam ekstrakurikuler pilihan untuk menunjang minat bakat siswa. Mengingat sifat Pramuka yang sukarela dan tidak memaksa. Sekian, salam pramuka,” tulis warganet lainnya.

Baca Juga: Asah Kemampuan Komunikasi, Ratusan Anggota Pramuka di Ciamis Ikuti Jota Joti

Mendikbud hapus Pramuka dari ekstrakurikuler wajib di sekolah pun kini menjadi sorotan. Meski begitu, semoga tatanan pendidikan di Indonesia bisa semakin baik. (Dinar/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...