Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita JabarKasus Penganiayaan Berujung Maut di Garut, Diduga karena Cemburu?

Kasus Penganiayaan Berujung Maut di Garut, Diduga karena Cemburu?

harapanrakyat.com,- Kasus penganiayaan berujung maut Ridwan alias Kojek (33) di Kecamatan Cigedug, Garut, Jawa Barat mulai menemukan titik terang. 

Hal itu setelah Polres Garut melakukan proses ekshumasi makam korban untuk otopsi dan mengumpulkan bukti-bukti, seperti halnya rekaman CCTV. 

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo mengungkapkan, tewasnya Kojek setelah mendapatkan penganiayaan 2 orang pelaku, yakni A dan E. 

“Dari hasil identifikasi forensik, kita menemukan luka luar seperti lebam di beberapa bagian tubuh korban. Untuk detailnya kita menunggu hasil tertulisnya dari dokter,” kata Ari, Jumat (19/4/24). 

Baca juga: Kojek Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Garut Lakukan Ekshumasi

Saat meninggal, lanjut Ari, korban langsung dimakamkan oleh keluarga korban. Namun, karena untuk keperluan pengungkapan kasus, pihaknya pun melakukan ekshumasi. 

Korban, kata Ari, saat dianiaya oleh A dan E tidak meninggal di tempat. Akan tetapi sehari setelah penganiayaan meninggal dunia. 

Sementara itu, untuk motif penganiayaan berujung maut tersebut masih dalam pengembangan polisi. Meski begitu, pihaknya menduga bermula antara pelaku dan korban terlibat keributan. 

“Korban sempat mengamuk ke rumah pelaku dalam keadaan mabuk dan merusak kaca jendela,” ungkapnya. 

Selain itu, pihaknya juga menduga korban melakukan itu karena cemburu mantan istrinya bekerja di rumah pelaku. 

“Kita sudah tetapkan tersangka kedua pelaku setelah sudah ada 2 alat bukti. Untuk latar belakang kasus ini masih kita selidiki dan kita periksa, termasuk meminta keterangan para saksi,” katanya. 

Sedangkan kasus penganiayaan ini, sambung Ari, termasuk kategori berat. Sehingga pihaknya menerapkan pasal 170 KUHP terhadap A dan E. 

“Intinya nanti akan kita jelaskan motifnya setelah pemeriksaan selesai,” pungkasnya. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...