Efek kampas kopling mobil habis berpengaruh terhadap keamanan berkendara. Sebenarnya terdapat tanda-tanda habisnya kampas kopling pada mobil. Sehingga melalui tanda-tanda tersebut herus segera melakukan antisipasi sebagai langkah perawatan mobil Anda.
Baca juga: Kopling Mobil Masuk Angin, Ketahui Ciri dan Solusinya
Kampas kopling mobil atau clutch disc merupakan komponen vital dari sistem kopling yang harus kita perhatikan. Komponen tersebut menyebabkan perpindahan transmisi menjadi lebih halus tanpa membuat mesinnya tersengal.
Fungsi dari kampas kopling itu sendiri beragam. Diantaranya untuk memutuskan atau menghubungkan transmisi daya antara mesin.
Sistem ini juga memungkinkan pengemudi mengganti gigi dan juga menghentikan aliran daya, yakni dari mesin ke transmisi saat mobil sedang dalam keadaan berhenti.
Efek Kampas Kopling Habis pada Mobil
Kita tahu bahwa dunia otomotif saat ini sudah mengalami perkembangan yang pesat. Meskipun begitu, sekarang ini juga terdapat banyak pengguna mobil dengan transmisi manual. Agar tenaga mesin bisa tersalur secara sempurna, maka kinerja plat kopling harus dalam kondisi baik.
Perlu diketahui untuk mobil yang sudah lama kita gunakan akan sering mengalami clutch disc habis. Sebagai pengguna kita tidak hanya harus tahu bagaimana cara melakukan perawatan rutin komponen tersebut. Namun kita juga harus mengetahui efek apa yang akan terjadi apabila kampas kopling pada mobil habis.
Hal tersebut bertujuan agar nantinya kita bisa mengatasi permasalahan tersebut dengan baik.
Mesin Cepat Panas
Untuk efek yang pertama adalah mesin menjadi cepat panas. Ketika kampas kopling mobil habis maka rotasi mesin akan mengalami peningkatan. Kondisi inilah yang menyebabkan permukaan kampas halus membuat pergerakan mesin semakin cepat.
Akselerasi Turun
Kemudian untuk efek kampas kopling mobil habis berikutnya adalah akselerasi yang menurun. Sebenarnya efek ini merupakan dampak yang paling mudah kita rasakan ketika berkendara.
Baca juga: Kopling Mobil Terlalu Rendah, Performa Jadi Menurun
Jika kampas kopling itu aus, tenaga yang dihasilkan dari putaran tidak akan tersalurkan dengan baik ke transmisi.
Saat pengendara menginjak pedal gas, keausan tersebut menyebabkan kecepatan mesinnya tidak bertambah. Mesin tersebut justru berdecit bahkan meraung. Akselerasi lemah ini harus kita perhatikan karena berpengaruh pada kondisi mobil.
Pedal Kopling Tinggi
Selanjutnya, efek kampas kopling mobil habis bisa kita lihat pada kondisi pedal kopling yang tampak lebih tinggi. Akibatnya cara injak pedal menjadi lebih pendek.
Meskipun terdapat beberapa tipe mobil yang membebaskan penggunanya untuk mengatur ketinggian pedal, tapi pedal kopling tinggi membuat berkendara tidak nyaman.
Bau Hangus
Ternyata timbul bau hangus juga menjadi salah satu efek kampas kopling habis. Clutch disc yang aus karena terbakar akan mengeluarkan bau hangus.
Semula bau ini tidak akan tercium, namun ketika kampas sudah benar-benar menipis akan muncul bau hangus lebih menyengat.
Baca juga: Penyebab Kopling Mobil Selip, Masalah pada Komponennya
Terjadinya bau hangus yang menyengat itu ketika kita menggunakan mobil di jalan tanjakan atau turunan. Kontur jalanan tersebut membuat perpindahan transmisi menjadi intens. Menyebabkan clutch disc terbakar karena gesekan tinggi antara plat penekan dan flywheel.
Persneling Terasa Berat
Tidak hanya itu saja, pindah persneling terasa berat juga menjadi efek kampas kopling habis. Dalam keadaan normal perpindahan persneling itu bisa kita lakukan dengan mudah. Tapi kita harus mengeluarkan tenaga ekstra jika kampas tersebut habis.
Kampas yang habis membuat mesin terus berputar tanpa henti. Perputaran terus-menerus itulah yang menyebabkan transmisi sulit terhubung. Hal itu juga menyebabkan pengemudi kesulitan menggeser tuas pemindah gigi karena terasa kaku dan keras.
Solusinya
Dengan mengetahui adanya beberapa efek kampas kopling habis, membantu kita untuk segera menangani mobil. Jika kita masih menyepelekan beberapa efek tersebut dan tidak segera melakukan penggantian kampas, maka dapat terjadi kerusakan pada bagian persneling.
Seperti halnya masuknya udara ke dalam silinder dan membawa uap air. Problem tersebut jika kita biarkan begitu saja akan menyebabkan timbulnya korosi.
Oleh sebab itu, usahakan jangan sampai telat mengganti kampas kopling bila kinerjanya sudah terasa tidak maksimal.
Waktu Terbaik untuk Mengganti Kampas Kopling
Sebenarnya kapan waktu terbaik untuk mengganti komponen tersebut? Alangkah lebih baiknya jika kita mengganti clutch disc mobil setiap jarak 50000 KM pemakaian.
Akan tetapi, penggantiannya bisa lebih cepat. Hal bisa dilakukan jika mobil sering melintasi medan yang berbukit, menanjak juga menurun. Pada intinya, penggantian clutch disc juga dipengaruhi oleh gaya mengemudi.
Sebelum membeli mobil alangkah lebih baik jika kita mempelajari tentang komponen yang terletak pada kendaraan tersebut. Pelajari juga setiap masalah yang sering terjadi dalam penggunaan mobil dan bagaimana cara mengatasinya.
Baca juga: Penyebab Kopling Mobil Loss yang Harus Anda Hindari
Hal tersebut akan memudahkan kita untuk mengatasi kondisi mobil yang rusak ketika mendapati adanya masalah pada komponen tertentu. Apalagi setiap kerusakan terdapat ciri-ciri seperti halnya efek kampas kopling habis pada mobil. (R10/HR-Online)