harapanrakyat.com,- Jasad korban terakhir yang tenggelam di Pangandaran, Jawa Barat, tiba-tiba muncul ke permukaan laut usai ibu korban berdoa di tepi pantai agar anaknya segera pulang.
Baca Juga: Pencarian Korban Tenggelam, Tim SAR Libatkan Komunitas Penyelam Pangandaran
Jasad korban bernama Rifki Ajam (19), ditemukan mengambang di laut oleh tim SAR gabungan pada hari Selasa (23/4/2024).
Iis Istihomisah (45), seorang relawan warga Desa Purbahayu, Kabupaten Pangandaran, mengatakan, saat itu ia sedang bersama ibu korban yang tengah berdoa di pinggir pantai.
Ibu korban juga memanggil-manggil anaknya agar segera pulang setelah 5 hari ia menunggu bersama saudara dan kerabatnya.
“Ibu dan bapaknya korban serta keluarga lainnya menunggu selama 5 hari di Pantai Pangandaran. Tepatnya di lokasi kejadian anaknya terseret arus pantai, yaitu di Pos 5 Pantai Barat depan lapang voli. Ibu korban memanggil anaknya untuk pulang,” tutur Iis Istihomisah kepada harapanrakyat.com, Selasa (23/4/2024) malam.
Lanjutnya mengatakan, tak lama dari ibunya berdoa, jasad Rifki Ajam, korban terakhir yang tenggelam di Pantai Pangandaran ditemukan mengambang oleh tim SAR gabungan.
“Selang 2 menit ibu korban itu selesai berdoa. Kemudian saya jalan mau ke Pos, terus petugas bilang di tengah korban ketemu, gitu,” tutur Iis Istihomisah.
Ia juga mengatakan, pada waktu pencarian korban terseret arus laut bernama Muh Muhtadin atau Asep (23). Ibu korban tersebut juga sebelumnya berdoa. Kemudian memanggil-manggil anaknya untuk pulang.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terakhir yang Terseret Arus Pantai Pangandaran
“Kemarin juga waktu jasad korban yang tenggelam di Pangandaran ditemukan, sebelumnya ibunya manggil-manggil anaknya untuk pulang. Dan ternyata jasad korban juga tak berselang lama ditemukan petugas. Benar-benar dahsyatnya doa seorang ibu, dan itu nyata saya saksinya,” pungkas Iis Istihomisah. (Madlani/R3/HR-Online/Editor: Eva)