Penting untuk mengenali ciri water pump radiator rusak pada mobil. Karena komponen ini memiliki peran penting dalam sistem pendinginan. Secara umum, water pump bisa mengalami kerusakan akibat penggunaan atau karena faktor waktu. Umumnya, water pump dapat bertahan cukup lama, bahkan melebihi 10 tahun tergantung pada frekuensi penggunaan dan perawatan mobil tersebut.
Baca juga: Ciri Tutup Radiator Rusak, Katup Vacuum Valve Pecah
Water pump adalah salah satu komponen mobil yang terletak berdekatan dengan radiator. Fungsinya adalah untuk mengatur suhu mesin dan memastikan sirkulasi air radiator mobil dapat berjalan lancar guna mencegah overheat.
Ciri Water Pump Radiator Rusak, Waspadai Sejak Dini
Bagian water pump pada kendaraan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga suhu mesin agar tetap stabil. Selain menstabilkan suhu mesin, water pump juga memiliki fungsi lain yang tidak kalah vital.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk secara teratur memeriksa kondisi komponen ini agar tetap dapat beroperasi dengan optimal. Water pump bertanggung jawab dalam mengalirkan air dari radiator untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. Hal ini bertujuan agar kendaraan tidak mengalami kelebihan panas (overheat).
Sesuai dengan namanya, water pump berfungsi utama dalam memompa air pada sistem pendingin kendaraan, terutama pada bagian radiator. Ini memastikan bahwa air yang diperlukan untuk mendinginkan mesin dapat beredar dengan lancar dan efisien.
Baca juga: Penyebab Air Radiator Mobil Meluap, Overheat Salah Satunya
Karena peran pentingnya, penting untuk secara berkala memeriksa kondisi water pump guna memastikan tidak ada kerusakan yang terjadi. Untuk mendeteksi potensi kerusakan pada water pump, pemilik kendaraan dapat memperhatikan beberapa aspek tertentu.
Adanya Tetesan Air di Bagian Depan atau Samping Mesin
Tetesan air di bagian depan atau samping mesin dapat menandakan kebocoran pada water pump, terutama jika kebocorannya cukup besar. Kebocoran kecil mungkin tidak terlihat, tetapi kebocoran besar akan menghasilkan tetesan air yang terlihat.
Kipas Radiator Tidak Berhenti Berputar
Ciri water pump radiator rusak juga bisa Anda kenali dari kipas radiator yang terus berputar tanpa henti, dan suhu mesin mencapai 96 derajat Celcius atau lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa water pump mungkin mengalami kerusakan. Nah, situasi ini sangat berbahaya karena suhu mesin terus meningkat.
Mesin Mobil Berbunyi
Salah satu indikasi utama bahwa water pump mengalami kerusakan adalah adanya bunyi nyaring yang terdengar dari mesin mobil saat mesin sedang beroperasi. Bunyi ini sering terjadi ketika mesin mobil Anda nyalakan.
Baca juga: Sistem Pendingin Radiator Mobil, Berikut Pembahasannya
Kerusakan water pump seringkali terjadi akibat bearing mengalami kerusakan. Anda dapat memeriksa kerusakan dengan melepas tali pada kipas dan memutar pompa air menggunakan tangan. Jika terasa ada hambatan atau kekakuan, kemungkinan water pump mengalami masalah.
Kipas Radiator Tak Dapat Berputar
Ini juga merupakan ciri water pump radiator rusak. Sebagian mobil dengan water pump rusak menunjukkan tanda berbeda, yaitu kipas radiator tidak dapat berputar sama sekali. Kondisi ini menghambat sirkulasi air pada radiator, sehingga suhu air tidak mencapai 95 derajat Celcius meskipun air pendingin di mesin sudah mendidih.
Baling-Baling Pompa Air Habis atau Tidak Berputar
Tanda lainnya water pump rusak adalah baling-balingnya habis atau tidak berputar. Anda dapat memeriksa fisik baling-baling dengan membongkar water pump. Jika baling-baling habis atau tidak berputar padahal puly berputar, water pump mungkin mengalami kerusakan.
Air Radiator Berhenti Bersirkulasi
Air pada radiator yang berhenti bersirkulasi bisa menjadi tanda water pump mengalami kerusakan. Anda dapat memeriksa ini dengan membuka thermostat saat mesin dalam keadaan idle. Jika air radiator mengalir, water pump berfungsi dengan baik.
Solusi
Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kerusakan pada water pump:
Melakukan Pengurasan Air Radiator
Langkah pertama yang dapat Anda lakukan jika menemui ciri water pump radiator rusak adalah melakukan pengurasan air radiator. Caranya cukup mudah, cukup buka bagian selang bawah radiator untuk menguras airnya.
Mengganti Drive Belt yang Putus
Jika Anda mendapati drive belt water pump putus atau rusak, langkah selanjutnya adalah melepasnya dan menggantinya dengan yang baru. Ini dapat Anda lakukan ketika mesin mobil mengeluarkan suara bising.
Mengganti Water Pump yang Rusak
Jika water pump mengalami kerusakan yang lebih serius, maka langkah yang harus Anda ambil adalah menggantinya dengan yang baru. Sebelum melakukan penggantian, ada beberapa langkah yang perlu Anda perhatikan:
- Lepaskan komponen-komponen lain yang terhubung dengan water pump.
- Lepaskan semua baut yang mengikat water pump dengan mesin.
- Bersihkan bagian mesin dari sisa-sisa kotoran atau pecahan yang mungkin ada.
- Pasang water pump yang baru dengan memperhatikan arah dan posisinya.
Setelah mengganti water pump, pastikan untuk memasang kembali gasket dengan benar dan mengisi kembali air radiator dengan jumlah yang sesuai.
Baca juga: Kipas Radiator Mobil Berisik, Ini Beberapa Penyebabnya
Ketika Anda menemukan ciri water pump radiator rusak, penting untuk segera menggantinya dengan yang baru. Namun, perlu Anda ingat bahwa penggantian pompa air mobil bisa menjadi pekerjaan yang cukup rumit karena pompa air umumnya terletak di belakang timing belt. Agar proses penggantian water pump tidak menimbulkan kesulitan bagi Anda, disarankan untuk membawa mobil Anda ke bengkel resmi terdekat. (R10/HR-Online)