harapanrakyat.com – Akibat cuaca buruk, sejumlah infrastruktur di beberapa wilayah di Bandung, Barat, Jawa Barat, rusak. Seperti halnya sebuah jembatan di Desa Cipatat, Kecamatan Cikalong Wetan. Kerusakan terjadi pada tiang pondasi jembatan akibat tergerus derasnya arus Sungai Cimeta.
Baca Juga : Wisatawan Keluhkan Jalan Menuju Destinasi Wisata di Kabupaten Bandung Rusak
Akibat kondisi infrastruktur jembatan yang rusak itu, mobilitas warga pun terhambat. Padahal, jembatan itu merupakan akses penghubung antara Desa Cipatat dengan Desa Kertamukti. Warga kerap menggunakan jembatan itu pergi berbelanja ke Pasar Rajamandala. Bahkan, jembatan yang kondisinya rusak itu menjadi tumpuan aksesibilitas bagi pelajar yang hendak pergi ke sekolah.
Ade Maman (61), seorang warga Desa Cipatat menyebut, rusaknya infrastruktur pondasi jembatan tersebut terjadi sejak sekitar akhir Maret 2024. Hingga saat ini, warga pun terpaksa membatasi akses jembatan untuk kendaraan roda empat.
“Pondasi jembatannya menggantung akibat abrasi arus Sungai Cimeta. Untuk mobil, tidak bisa melintasi jembatan. Hanya motor atau pejalan kaki yang masih bisa melintas,” ujarnya, Kamis (18/4/2024).
Bahkan, kata Ade, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif, sempat mengunjungi lokasi jembatan yang rusak itu beberapa waktu lalu. Namun, sayangnya hingga saat ini belum ada realisasi perbaikan jembatan. Warga pun mengharapkan agar pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jembatan yang rusak itu.
Di lokasi lainnya tepatnya di Kampung Cihanjuang, Desa Mandalasari, Cikalong Wetan, Bandung Barat, terlihat sebuah jalan utama mengalami retak-retak dan amblas. Rusaknya infrastruktur jalan ini terjadi sejak dua bulan lalu. Jalan tersebut merupakan akses penghubung antara Desa Mandalasari dengan Desa Kanangasari.
Baca Juga : Jalan di Jantung Bandung Barat Rusak, Warga Tuding Akibat Pembangunan Stasiun Kereta Cepat
Tamrin (45) seorang warga Kampung Cihanjuang mendesak Pemkab Bandung Barat segera memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak itu.
“Karena tak kunjung ada perbaikan infrastruktur jalan yang rusak, air hujan terus masuk ke dalam sela-sela jalan dan terjadi retakan. Akibatnya jalan pun amblas,” ucapnya.
Infrastruktur Jalan Penghubung Rusak
Masih menurut Tarmin, jalan yang amblas itu merupakan akses yang sangat vital bagi mobilitas warga. Warga beralasan, kehadiran jalan itu mempersingkat jarak tempuh perjalanan.
“Akibat infrastruktur jalan rusak, mobil tak bisa melintasi lagi akses itu. Hanya motor yang bisa melewati jalan tersebut,” katanya.
Tamrin melanjutkan, amblasnya sebagian infrastruktur jalan mengakibatkan perlintasan jadi menyempit. Jika hujan lebat terus mengguyur, kata Tarmin, ia khawatir akan berdampak terjadinya longsor bahkan mengancam akses jalan terputus.
“Saya berharap, jalan yang rusak ini bisa secepatnya ada perbaikan. Hal itu demi keselamatan warga yang melintas,” ujar Tamrin.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Pemkab Bandung Barat terkait upaya perbaikan infrastruktur jalan dan juga jembatan yang rusak itu. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)