harapanrakyat.com,- Viral video kelompok remaja saling bentrok di Kota Bekasi, Jawa Barat. Aksi tawuran di Flyover Cipendawa, Kecamatan Rawalumbu tersebut berlangsung pada Sabtu, 9 Maret 2024 dini hari.
Dalam tawuran antar kelompok remaja tersebut seperti perang gangster. Sebab, para pelaku ada yang membawa petasan bahkan senjata tajam.
Bahkan akibat bentrokan itu, satu orang mengalami luka karena kena bacok senjata tajam dari kelompok lain.
Baca Juga: Puluhan Remaja Kelompok Tawuran di Jakarta Timur Ditangkap Polisi
Dari video yang harapanrakyat.com lihat yang disebar oleh akun Instagram @pojokbekasicom, beberapa remaja menyerang remaja lainnya dari kelompok yang berbeda.
Kelompok remaja yang bentrok di Bekasi itu memakai petasan berukuran lumayan besar.
Aksi bentrokan tersebut pun sampai memenuhi ruas jalan. Para kelompok remaja yang akan tawuran ini, dengan beramai-ramai menunggangi motor membawa senjata tajam.
Tentunya, sejumlah pengendara dan warga sekitar yang akan melintasi jalan tersebut membuat resah dan ketakutan.
Kronologi Korban Bacok Kelompok Remaja yang Bentrok di Bekasi
AKBP Muhammad Firdaus, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota mengungkapkan, bahwa kelompok remaja yang tawuran adalah Timur Everybody, KP2G dan Setu Bersatu.
“Jadi, bentrokan ini antara Timur Everybody melawan kelompok KP2G dan Setu Bersatu. Kejadiannya pada Sabtu (9/3/2024) dini hari,” ungkapnya mengutip dari Suara.com, Kamis (14/3/2024).
Lanjutnya menambahkan, lewat media sosial, ketiga kelompok tersebut sebelumnya berjanjian melakukan tawuran di tempat tersebut.
Namun saat bentrokan di Bekasi, salah satu dari kelompok remaja Timur Everybody yakni YS mendapat pengejaran dari kelompok lawan.
Baca Juga: Mencekam, Pelajar STM di Jakarta Timur Tawuran Bawa Celurit Panjang, Netizen: Nyali Patungan
Karena terpojok, YS pun meninggalkan kendaraannya. Namun ketika hendak lari, YS malah terpojok, dan kemudian salah satu gangster lawannya membacoknya sampai terluka.
“Pelaku yang membacok adalah Said yang masih dalam pencarian. Sedangkan Dewa merupakan pelaku yang merampas motor korban,” ungkapnya menambahkan.
Akibat bacokan tersebut, korban mengalami luka pada bagian tangan dan punggung. “Selain itu juga muka korban memar,” katanya.
Sampai saat ini, pihaknya sudah mengamankan tujuh pelaku dari kelompok remaja yang bentrok di Bekasi tersebut.
“Satu pelaku yang kita tangkap masih di bawah umur. Sedangkan pelaku pembacokan masih dalam pengejaran,” pungkas AKBP Muhammad. (Adi/R5/HR-Online)