harapanrakyat.com – Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap pada 10 titik. Hal tersebut, seiring adanya revisi Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Ketenagalistrikan Jawa Barat.
Baca Juga : Warga Pangandaran Kesal, Listrik Padam Jelang Buka dan Sahur
Kadis ESDM Jabar, Ai Saadiyah mengatakan, pada 2024 ini pihaknya akan membangun PLTS Atap di 7 gedung sekolah dan 3 gedung pemerintahan. Di antaranya di Kantor Disnakertrans Jabar, BPBD Jabar dan BKD Jabar.
Kemudian di SMAN 1 Cianjur, SMKN 2 Bogor, SMKN 1 Purwakarta, SMKN 1 Cimahi, SMKN 1 Garut, SMKN 2 Tasikmalaya, SMKN 1 Cirebon.
“Ini merupakan bagian dari program hibah kompetitif. Termasuk yang untuk instalasi biogas di peternakan sapi perah di Kabupaten Bandung,” ungkapnya di Kota Bandung, Selasa (26/3/2024).
Sebelumnya pada 2023, sedikitnya ada tiga titik PLTS Atap yang telah terbangun. Salah satunya di atap Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar dengan daya 50 KWp.
Baca Juga : Pembangunan PLTA Upper Cisokan, Warga di Bandung Barat Terpaksa Lepas Tanahnya
Kemudian PLTS Atap di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jabar dengan daya 40 KWp. Serta di Instalasi Biogas di Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Nugraha Jaya di Kabupaten Kuningan sebesar 41 KWp.
“Untuk yang KSU, itu merupakan bagian dari hibah kompetitif,” ujarnya
Ai menambahkan, realisasi PLTS Atap di Jawa Barat hingga Februari 2024 telah menjangkau 1.442 pelanggan dan dengan kapasitas total 38.504 KWp. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)