harapanrakyat.com – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, terus melakukan pengawasan makanan takjil selama Ramadan 1445 Hijiriah ini. Pemantauan tersebut menjangkau ke sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung.
Baca Juga : Aneka Takjil di Dapoer Jimas Kota Banjar, dari Bubur Labu hingga Singkong Thailand
Ketua Tim Pemeriksaan BPOM Bandung, Leni Maryati mengatakan, pihaknya memonitor sejumlah lokasi strategis untuk penjualan makanan. Sehingga dapat melakukan pengawasan makanan yang dikonsumsi masyarakat.
“BPOM akan datang dengan menggunakan mobil laboratorium keliling untuk pengawasan makanan takjil ini. Kami akan berkeliling ke beberapa lokasi di Jawa Barat. Khususnya di daerah Bandung Raya. Hal itu agar masyarakat terhindar dari makanan yang mengandung zat berbahaya,” ungkapnya di Kota Bandung, Sabtu (23/3/2024).
Dalam pengawasan makanan tersebut, kata Leni, BPOM akan menggunakan alat uji tes cepat. Dengan demikian, pihaknya bisa langsung mengetahui apakah makanan tersebut berbahaya atau tidak.
“Dalam proses pengawasan, BPOM akan menguji apakah makanan takjil tersebut menggunakan bahan berbahaya atau tidak. Kita gunakan alat uji cepat,” ujarnya.
Baca Juga : Tempat Berburu Takjil di Kota Banjar, Cocok buat Ngabuburit
Ia menjelaskan BPOM juga membuka layanan pengaduan, apabila masyarakat menemukan produk makanan atau obat yang tidak sesuai.
Lebih jauh, Leni menambahkan untuk Kota Bandung mendapatkan jadwal pengecekan pada 28 Maret mendatang. Kemudian, BPOM juga akan melakukan pengujian makanan takjil ke wilayah Kabupaten Bandung dan Cimahi. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)