harapanrakyat.com,- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI ungkap soal lonjakan suara PSI (Partai Solidaritas Indonesia) yang naik dengan cepat beberapa waktu terakhir ini.
Baca Juga: Bawaslu Bandung Barat Tangani Dugaan Kecurangan Pemilu, Seret 6 Petugas PPK
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja di Kantor KPU, Jakarta Pusat pada Senin (4/3/2024), mengaku telah melakukan verifikasi terhadap dugaan penggelembungan suara PSI.
“Ada beberapa yang telah kita verifikasi tidak terbukti. Misalnya di Cilegon sudah selesai. Kemudian di Jawa Tengah secara berjenjang telah terselesaikan,” ungkapnya.
Rahmat Bagja mengatakan, fakta di lapangan hasil formulir C plano sama dengan formulir di tingkat kecamatan. Namun, masih ada kesalahan dalam membaca formulir ke Sirekap. KPU juga telah memperbaiki masalah teknologi Optical Character Recognition (OCR).
“Sudah ada perbaikan. Terkait OCR itu masalah C Hasil. C Hasil konversi dari gambar ke angka begitu kalau nggak salah. Ada maintenance juga dua sampai tiga hari di KPU,” katanya.
Verifikasi Bawaslu Soal Lonjakan Suara PSI
Hasil verifikasi Bawaslu soal kenaikan suara PSI pun menjawab kekeruhan keadaan politik saat ini. Rahmat Bagja meminta KPU untuk tidak berhenti melakukan rekapitulasi secara manual, sebab rekapitulasi berjenjang jadi acuan penghitungan suara.
Baca Juga: Jokowi Sebut PSI Partai yang Berani Bersuara Lantang, Yakini Masuk Senayan
Terkait hal tersebut, KPU juga menegaskan tidak ada penggelembungan suara yang PSI dapatkan dalam Pemilihan Legislatif DPR RI 2024, seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.
“Tidak ada penggelembungan suara melainkan ketidakakuratan teknologi OCR dalam membaca C hasil plano,” ujar Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik, Senin (4/3/2024).
Anies Baswedan Ajak Rakyat Pantau Hasil Penghitungan Suara
Lonjakan suara PSI mendapat tanggapan dari capres nomor urut 01 Anies Baswedan. Ia menyinggung soal kejahatan yang takut terhadap transparansi.
Anies mengajak kepada rakyat agar turut memantau dan mengawasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024.
“Kini masanya seluruh rakyat memantau dan mengawasi, karena kejahatan takut akan transparansi,” katanya, Senin (4/3/2024).
Anies pun menyinggung Bawaslu yang mengungkap soal lonjakan suara PSI. Ia mengingatkan jangan sampai ada hal yang membuat Pemilu kali ini cacat.
Baca Juga: Barisan Relawan Jokowi Dukung PSI, Sinergi untuk Membangun Indonesia Lebih Baik
“Jika terjadi peristiwa seperti itu, maka akan merusak dan hilang kepercayaan rakyat terhadap Pemilu kemarin,” kata Anies Baswedan. (Dinar/R3/HR-Online/Editor: Eva)