Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita CiamisAngka Konsumsi Ikan di Ciamis Naik Setiap Tahun

Angka Konsumsi Ikan di Ciamis Naik Setiap Tahun

harapanrakyat.com,- Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis menyebut angka konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Ciamis mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Meningkatnya angka konsumsi ikan merupakan bentuk kesadaran masyarakat Ciamis yang tinggi dalam mengonsumsi ikan.

Kepala Disnakkan Ciamis, Giyatno melalui Kabid Kesmavet, drh Asri mengatakan, angka konsumsi ikan di Kabupaten Ciamis per tahunnya ada kenaikan. Pada tahun 2023 lalu juga angka konsumsi ikan itu 25,31 kilogram perkapita per tahun.

Angka tersebut naik dari tahun 2022 yakni  22,15 kilogram perkapita per tahunnya. Kemudian pada tahun 2021 yakni 21,12 kilogram perkapita per tahunnya. Angka tersebut juga naik dari tahun 2020 yakni 19,70 kilogram perkapita per tahunnya.

“Tentunya ada beberapa faktor pendukung yang menyebabkan adanya kenaikan angka konsumsi ikan di Ciamis. Seperti bertambahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang manfaat ikan,” katanya, Senin (4/4/2024).

Baca Juga: Klinik Kesehatan Hewan Disnakan Ciamis Buka Setiap Jam Kerja, Gratis Lo!

Angka Konsumsi Ikan di Ciamis Naik, Disnakkan Rajin Edukasi

Asri mengungkapkan, Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis juga terus berupaya dan sosialisasi kepada masyarakat. Termasuk sosialisasi ke lokus stunting tentang Gerakan memasyarakatkan makan ikan atau Gemarikan.

“Gemarikan ini juga ada kerjasama dengan Forikan atau Forum Peningkatan Konsumsi Ikan yang sudah terbentuk di setiap kecamatan dan Desa di Kabupaten Ciamis. Dalam sosialisasi tersebut minimalnya dua atau tiga kali dalam seminggu,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, faktor selanjutnya itu karena sekarang banyak olahan makanan yang bahan dasarnya dari ikan. Seperti baso ikan, es cream, dimsum dan masih banyak lagi makanan yang olahannya dari ikan.

“Jadi memang kalau masyarakat jika beragama banyak pilihan, karena kalau saat ini kan hanya bakar, goreng sama pepes itu daya tariknya kurang. Tapi kalau sekarang sudah berbentuk olahan, tidak hanya orang tua, anak-anak juga suka,” ucapnya.

Asri menyebut, faktor lainnya itu karena sekarang ibu rumah tangga banyak yang kreatif dalam mengolah ikan untuk di konsumsi keluarganya.

“Kita juga sering sampaikan kepada ibu-ibu dalam sosialisasi itu minimal dua atau tiga kali harus menyajikan ikan, jadi itu juga berbentuk ajakan. Maka dari itu, agar tidak bosan, ibu-ibu sering melihat di internet tentang penyajian ikan agar menarik,” ucapnya.

“Pada dasarnya setiap keluarga itu ingin, keluarganya sehat. Salah satu penanganan dalam stunting itu harus diperhatikan asupan protein hewani,” ungkapnya.

Baca Juga: Lestarikan Ayam Sentul Asli Ciamis, Ini yang Dilakukan Disnakkan

Inovasi Sosialisasi Gemar Makan Ikan di Ciamis

Selain itu, kata Asri, Disnakkan Ciamis juga berupaya mensosialisasikan pentingnya mengkonsumsi ikan tidak hanya dalam bentuk sosialisasi tetapi juga melalui edukasi yang lebih menarik dan inovatif.

Sehingga penyampaian pesan dan informasi lebih mudah diserap, yaitu salah satunya dengan senam (gerak dan lagu) ajakan mengkonsumsi ikan. Selain itu, edukasi juga dilakukan melalui bimbingan teknis. Bimtek tersebut dilakukan dengan menyasar beberapa target atau sasaran dengan tema diversifikasi pangan berbahan dasar ikan.

“Sehingga para peserta dapat mengimplementasikan olahan pangan berbahan dasar ikan secara lebih variatif lagi dan menarik bagi anggota keluarga atau lingkungan masyarakat baik tingkat desa ataupun kecamatan,” ucapnya.

Asri menambahkan, kenaikan konsumsi ikan di Ciamis ini juga bukan hanya peran dan ajakan dari Disnakkan Ciamis saja. Akan tetapi ini juga hasil dari kolaborasi atau pentahelix bersama seluruh stakeholder dan masyarakat Ciamis.

“Mudah-mudahan tahun ini juga bisa naik, sehingga angka stunting di Ciamis bisa turun atau zero stunting,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pemancing Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cipalu Tasikmalaya

Pemancing Hanyut Terbawa Arus Sungai di Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Seorang pemancing hanyut terbawa arus di Sungai Cipalu, Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025) petang. Korban bernama Ratim (42)...
Kolam Renang Arnaya Ciamis

Kolam Renang Arnaya, Alternatif Wisata Murah saat Libur Lebaran di Ciamis

harapanrakyat.com,- Kolam Renang Arnaya yang terletak di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan....
Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

harapanrakyat.com,- Tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis yang terletak di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Jawa Barat, terlihat tidak terawat. Rerumputan dan ilalang tumbuh liar,...
Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang terjadi pada Rabu (2/4/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan longsor di beberapa titik di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar,...
Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...