Adab berjabat tangan adalah salah satu bentuk salam yang umum dijumpai dalam budaya dan peradaban di seluruh dunia. Dalam Islam sendiri hal ini memiliki makna mendalam. Karena Islam memiliki aturan tertentu yang perlu diikuti agar tidak melanggar prinsip-prinsip agama. Adab salam ini juga memiliki makna yang penting dalam kehidupan sehari-hari bagi seorang Muslim.
Baca juga: Adab Menghadiri Undangan Jamuan dan Pernikahan yang Baik Menurut Islam
Tradisi jabat tangan atau bersalaman telah menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, khususnya umat Muslim. Selain itu bersalaman menjadi salah satu bentuk ekspresi yang mengandung nilai-nilai positif. Karena bersalaman memiliki dampak dalam memperkuat hubungan sosial.
Adab Berjabat Tangan dalam Islam
Salah satu dampak positif dari tradisi bersalaman adalah mempererat ikatan persaudaraan antar umat Muslim. Karena ketika dua individu bertemu dan saling bersalaman, hal ini menciptakan kesan saling menghormati satu sama lain.
Karena itulah dalam Islam persaudaraan merupakan nilai yang sangat ditekankan. Tradisi bersalaman pun menjadi salah satu cara untuk merealisasikan nilai ini. Meskipun bersalaman sudah menjadi hal yang biasa dalam bermasyarakat, namun terdapat beberapa adab yang harus diikuti oleh umat Muslim.
Baca juga: Adab Sebelum Ilmu, Lebih Bermanfaat dan Dihargai
Tuntunan ini tentu agar sesuai dengan ajaran agama. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Niat yang Tulus
Ketika hendak berjabat tangan, seseorang harus memiliki niat yang tulus untuk menunjukkan salam dan persaudaraan kepada orang lain. Bukan untuk tujuan lain seperti mencari keuntungan atau memamerkan kekuasaan.
2. Menghindari Sentuhan Kulit yang Berlebihan
Saat bersalaman dengan lawan jenis atau orang yang bukan mahram (orang yang tidak dihalalkan menikah), ada aturan untuk menghindari sentuhan kulit yang berlebihan. Hal itu bertujuan untuk menjaga batasan-batasan kesopanan antara sesama manusia.
3. Memberi Salam dengan Ramah
Selain berjabat tangan, memberi salam dengan ramah merupakan bagian dari adab Islam yang penting. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk selalu memberi salam ketika bertemu dengan orang lain, sehingga menciptakan atmosfer persaudaraan dan kedamaian.
4. Dengan Tangan Kanan
Dalam Islam saat kita bersalaman harus dilakukan dengan tangan kanan. Karena tangan kanan lebih bersih dan penuh dengan keberkahan. Rasulullah SAW juga selalu memberi salam dan berjabat tangan dengan tangan kanannya.
5. Tidak Memperpanjang Bersalaman
Jabatan tangan atau bersalaman juga harus dilakukan dengan singkat dan tegas, tidak boleh diperpanjang secara berlebihan. Hal itu salah satu aturan penting dalam adab berjabat tangan dalam Islam.
Baca juga: Adab Berbicara Wanita Muslimah dalam Islam, Jauhi Ghibah
Makna Bersalaman Tangan dalam Islam
Ketika seseorang bersalaman dengan orang lain, terkandung makna di dalamnya menurut agama Islam. Di dalam agama Islam, berjabat tangan memiliki beberapa makna penting:
1. Salam dan Persaudaraan
Berjabat tangan merupakan salah satu bentuk salam yang diwariskan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umat Muslim. Karena adab ini sebagai tanda persaudaraan dan kesetaraan di antara sesama muslim. Rasulullah SAW bersabda, “Ketika dua muslim bertemu dan saling berjabat tangan, dosa-dosa keduanya akan jatuh seperti gugurnya dedaunan pada musim gugur” (HR. Imam Ahmad).
2. Tanda Hormat dan Kesopanan
Berjabat tangan juga merupakan tanda hormat dan kesopanan. Ini menunjukkan rasa hormat dan penghargaan seseorang terhadap orang lain, terlepas dari status sosial atau budaya mereka.
3. Memperkuat Hubungan
Bersalaman juga dapat membantu memperkuat hubungan antar sesama manusia. Seseorang menunjukkan keinginan untuk menjalin ikatan yang lebih dekat dan lebih baik dengan orang lain dengan cara berjabat tangan.
Implikasi Penting Adab Berjabat Tangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan adab jabat tangan dalam kehidupan sehari-hari memiliki implikasi yang sangat penting. Berikut ini diantaranya:
1. Membangun Hubungan yang Baik
Umat Muslim dapat membantu membangun hubungan yang baik dengan sesama muslim dengan bersalaman. Dengan begitu dapat menciptakan atmosfer persaudaraan dan kedamaian di antara umat Islam.
2. Menjaga Kesopanan dan Etika
Adab berjabat tangan juga mengajarkan umat Muslim untuk menjaga kesopanan dan etika dalam interaksi sosial mereka. Hal itu tentu dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih bersahabat dan beradab.
3. Meningkatkan Persatuan dan Kepedulian
Umat Muslim juga dapat merasakan persatuan dan kepedulian terhadap sesama muslim dengan bersalaman. Hal ini membantu memperkuat ikatan persaudaraan di antara umat Islam dan memperkuat rasa solidaritas di dalam komunitas.
4. Menciptakan Lingkungan yang Positif
Penerapan adab ini juga membantu menciptakan lingkungan yang positif di masyarakat. Dengan begitu, salam dan persaudaraan menjadi nilai-nilai yang ditekankan.
5. Menyebarkan Nilai-Nilai Islam
Umat Muslim juga dapat menyebarkan nilai-nilai Islam kepada orang-orang di sekitar mereka dengan adab berjabat tangan. Mereka dapat menjadi contoh yang baik dalam menjalani kehidupan berdasarkan ajaran agama.
Baca juga: Adab Memakai Pakaian dan Fungsinya Bagi Umat Muslim
Adab berjabat tangan atau bersalaman dalam Islam memiliki makna yang sangat penting dan implikasi yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu dapat membantu membangun hubungan yang baik dengan sesama muslim dengan memahami adab tersebut. Mereka dapat menjaga kesopanan dan etika dalam interaksi sosial. Umat Muslim juga dapat menyebarkan nilai-nilai keislaman ini kepada orang-orang di sekitar mereka. (R10/HR-Online)