harapanrakyat.com – Memasuki hari kedua evakuasi, tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian korban tenggelam di Waduk Saguling yang Bernama Jenal (45). Korban hilang saat mencari ikan di waduk itu pada Minggu (4/2/2024).
Baca Juga : 6 Wisatawan Digulung Gelombang Pantai Cipatujah Tasikmalaya
Pada evakuasi korban tenggelam ini, tim SAR Bandung bahkan menggunakan drone teknologi sonar panas pada bawah air. Selain itu, tim pun menggunakan aqua eye atau alat pendeteksi bawah air.
Komandan Tim Rescue Basarnas Bandung, Erwin Safruddin mengatakan, pada hari kedua pencarian korban ini, pihaknya belum membuahkan hasil. Meski demikian, tim akan terus melakukan upaya evakuasi selama 7 hari.
“Tim terus melakukan pencarian korban tenggelam, namun belum membuahkan hasil,” tutur Erwin di Bandung Barat, Selasa (6/2/2024).
Dalam proses pencarian korban tenggelam ini, pihaknya membagi menjadi 2 tim, yaitu Search and Rescue Unit (SRU) 1 dan SRU 2. Tim SRU 1, kata Erwin, melakukan penyisiran pada permukaan air di sekitar Last Known Position (LKP) menggunakan perahu LCR Basarnas. Sedangkan SRU 2, kata ia, melakukan penyisiran di sekitar LKP menggunakan speedboat Dinas Perhubungan Jawa Barat.
Baca Juga : Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Waduk Cirata Ditemukan
“Sampai Selasa siang hasil pencarian terhadap korban, masih belum menemui titik terang,” katanya.
Menurut Erwin, salah satu kendala pencarian ini yakni faktor cuaca terjadi beberapa kali hujan. Hal itu, kata Erwin, cukup menyulitkan pencarian korban ini. Selain itu, banyaknya keramba jaring kolam apung membatasi pergerakan perahu LCR.
“Sampai 7 hari ke depan tim SAR gabungan masih akan terus melakukan upaya pencarian korban tenggelam,” ucap Erwin. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)