Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TerbaruPerbedaan Kohesi dan Adhesi, Tarik-menarik Antar Partikel

Perbedaan Kohesi dan Adhesi, Tarik-menarik Antar Partikel

Perbedaan adhesi dan kohesi merupakan materi yang dapat kita jumpai dalam pelajaran fisika. Sebagaimana yang kita ketahui, tiap-tiap partikel dapat saling berhubungan lewat gaya tarik menarik. Nah, di dalam ilmu fisika gaya tersebut bukan hanya terjadi terhadap zat yang berjenis sama.

Baca Juga: Perbedaan Energi Kinetik dan Potensial dalam Kehidupan

Peristiwa tarik-menarik antarpartikel tidak hanya terjadi di dalam satu zat, melainkan juga antara zat-zat yang berbeda. Adhesi dan kohesi merupakan fenomena di mana partikel-partikel tersebut saling tarik menarik. Kedua konsep ini memiliki peranan penting dan sering muncul dalam konteks ujian, sehingga memahaminya merupakan hal yang sangat kita perlukan.

Perbedaan Adhesi dan Kohesi Menurut Ilmu Fisika

Partikel merupakan unsur terkecil dari suatu zat yang masih mempertahankan sifat-sifat zat tersebut. Setiap zat memiliki susunan partikel yang unik, yang pada gilirannya memberikan sifat-sifat khas pada zat tersebut. Berdasarkan keadaannya, zat dapat kita klasifikasikan menjadi tiga jenis utama: padat, cair, dan gas.

Dalam kehidupan sehari-hari, interaksi antara partikel-partikel ini berdasarkan pada gaya tarik-menarik. Gaya tarik-menarik antarpartikel tidak hanya terjadi dalam zat-zat sejenis, namun juga antara zat-zat yang berbeda.

Gaya tarik-menarik antar partikel dapat terbagi menjadi dua kategori utama: gaya adhesi dan gaya kohesi. Dengan pemahaman yang baik tentang gaya adhesi dan gaya kohesi, kita dapat memahami berbagai fenomena alam.

Sehingga bisa menerapkannya dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari, mulai dari aplikasi teknologi hingga pemahaman tentang proses alami di sekitar kita.

Pengertian

Menurut buku “Cara Win-win Solution Selesaikan Soal Fisika SMP Kelas VII, VIII, dan IX” yang ditulis oleh Ali Ofid Cholid pada tahun 2013, adhesi dan kohesi adalah dua fenomena yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam konteks ilmu fisika, perbedaan adhesi dan kohesi ini memiliki pengertian sebagai berikut:

Adhesi

Adhesi merujuk pada gaya tarik-menarik antarpartikel yang berbeda jenisnya. Contoh konkret dari adhesi adalah gaya tarik-menarik antara cat dan tembok. Dalam situasi ini, cat mampu menempel erat pada tembok karena keduanya terdiri dari partikel yang berbeda. 

Beberapa contoh lain dari peristiwa adhesi meliputi:

  • Bercampurnya kopi dalam air atau teh.
  • Tinta yang menempel pada kertas.
  • Semen yang melekat pada batu dan pasir.
  • Susu yang tumpah di lantai.
  • Garam yang larut dalam air.

Kohesi

Kohesi mengacu pada gaya tarik-menarik antarpartikel yang sejenis, yang dipengaruhi oleh jarak dan kerapatan zat tersebut. Contoh peristiwa kohesi meliputi:

  • Air tidak bercampur dengan minyak.
  • Air raksa yang dimasukkan ke dalam tabung reaksi kimia.

Baca Juga: Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis, Lihat Perilaku Muatannya

  • Raksa yang ada dalam termometer.
  • Air raksa tidak melekat pada dinding pipa kapiler.
  • Air yang bertahan di atas daun talas.

Perbedaan antara Kohesi dan Adhesi

Pemahaman mengenai perbedaan adhesi dan kohesi penting dalam fisika karena membantu menjelaskan berbagai fenomena yang terjadi di sekitar kita. Dengan memahami konsep-konsep ini, kita dapat menginterpretasikan dan mengaplikasikan prinsip-prinsip fisika dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.

Jenis Interaksi

Kohesi melibatkan daya tarik antara molekul-molekul sejenis, sedangkan adhesi melibatkan daya tarik antara molekul-molekul yang berbeda.

Molekul yang Terlibat

Dalam kohesi, molekul-molekul yang sama terlibat, seperti molekul air dengan molekul air lainnya. Sementara itu, dalam adhesi, molekul-molekul yang berbeda terlibat, misalnya, air dengan permukaan kaca.

Efeknya pada Bahan

Perbedaan adhesi dan kohesi lainnya adalah dari efeknya terhadap bahan. Kohesi dapat memberikan bahan sifat-sifat seperti kekuatan internal, viskositas, dan tegangan permukaan. Di sisi lain, adhesi dapat menentukan seberapa baik dua permukaan berbeda menempel bersama.

Contoh

Contoh kohesi termasuk tegangan permukaan air, kekuatan air yang memungkinkan serangga air berjalan di atasnya, dan viskositas air. Selain itu, contoh adhesi juga termasuk air menempel pada permukaan kaca, getah menempel pada bahan tertentu, dan perangkat perekat seperti lem atau perekat lainnya.

Hubungan Keduanya

Kohesi dan adhesi adalah dua jenis gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang memiliki perbedaan mendasar. Kohesi terjadi antara partikel-partikel yang sejenis, sementara adhesi terjadi antara partikel-partikel yang tidak sejenis. 

Perbedaan kekuatan antara kedua gaya ini dapat menghasilkan fenomena meniskus, yang merupakan permukaan cairan yang melengkung di dalam wadah. Sebagai contoh, ketika gaya kohesi air dalam sebuah tabung reaksi lebih besar daripada gaya adhesinya, air tidak akan menghindari permukaan tabung reaksi. 

Hal ini menghasilkan meniskus yang cembung. Sebaliknya, jika gaya adhesi lebih kuat daripada gaya kohesi, air akan melekat pada dinding tabung reaksi. Dalam situasi ini, terbentuklah meniskus yang cekung.

Baca Juga: Cara Kerja Termometer Tanah, Fungsi Hingga Karakteristiknya

Pemahaman mengenai perbedaan adhesi dan kohesi memiliki relevansi yang penting dalam ilmu sains karena fenomena ini sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari konsep-konsep ini lebih lanjut agar dapat memahami berbagai fenomena alam dan aplikasinya dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. (R10/HR-Online)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...