Penyebab seal kruk as mobil bocor salah satunya bisa karena usia yang sudah tua. Apabila terdapat rembesan oli di bawah mobil, dapat membuat panik pemiliknya. Kebocoran pada komponen mobil ini bisa terjadi karena beberapa faktor.
Baca Juga: Cara Menyetel Rem Cakram Mobil dan Tips Perawatannya
Seal crankshaft atau seal kruk as merupakan bagian karet atau media penutup poros engkol. Komponen ini berperan untuk mencegah oli keluar dari tempatnya. Pada mesin mobil, biasanya terdapat dua seal kruk as terpasang pada masing-masing ujung poros engkol.
Apabila sel kruk as rembes, pemilik mobil dapat melihat rembesan pada bagian blok mesin bawah, lebih tepatnya dekat pulley. Rembesan yang keluar umumnya berwarna hitam.
Penyebab Seal Kruk As Mobil bocor dan Cara Mengatasinya
Apabila penyebab kerusakan pada seal kruk as mobil ini tidak segera mendapatkan penanganan. Maka volume oli mesin akan berkurang secara signifikan.
Oli mesin yang kurang dapat menyebabkan kinerja mesin tidak optimal. Sehingga dapat menyebabkan gesekan antara komponen secara berlebihan. Sebagai antisipasi supaya meminimalisir penyebab kerusakan dari komponen ini, ada baiknya untuk mengetahui apa saja faktor-faktornya.
Perbedaan Kerusakan Seal As Roda dengan Seal Kruk As Mobil
Seal as roda (seal drive shaft) dan seal kruk as (seal crankshaft) memiliki usia tertentu. Kedua komponen tersebut perlu Anda ganti dengan yang baru apabila terdapat rembesan oli menetes ke lantai.
Apabila seal as roda yang kena, maka oli transmisi yang menetes. Sebaliknya, seal kruk as yang bermasalah maka menetesnya ke mesin. Biasanya oli transmisi berwarna kuning atau merah, sementara oli mesin berwarna hitam.
Thermal Shock
Penyebab seal kruk as mobil bocor yang mempercepat komponen ini mengalami kebocoran adalah pemuaian mesin. Saat mobil dalam kondisi bekerja, mesin akan menghasilkan panas dari pembakaran bahan bakar.
Apabila mobil terus dalam kondisi panas, maka logam dalam mesin akan mengalami kerusakan. Hal ini juga berdampak pada seal sekat antara logam pada mesin. Karena itu, usahakan untuk mendinginkan mesin mobil antara 10 hingga 15 menit.
Faktor Usia Mobil
Penyebab seal kruk as mobil bocor selanjutnya adalah faktor usia mobilnya. Usia mobil sangat berpengaruh terhadap suatu komponen mesin. Hal ini tidak terkecuali kondisi seal kruk as.
Baca Juga: Konfigurasi Mesin Mobil, Berikut Jenis dan Kelebihannya
Mobil tua yang memiliki jarak tempuh tinggi membuat kondisi seal kruk as mengeras dan getas. Hal ini bisa menyebabkan oli merembes keluar di bagian ujung poros engkol. Apabila ini luput dari pengawasan, risiko kuantitas olinya berkurang banyak.
Hal ini juga berdampak pada gesekan antara komponen di dalam mesin menjadi lebih kasar. Apabila usianya melebihi 5 tahun dan jarak lebih dari 100.000 km, maka harus rutin untuk memeriksanya.
Paling tidak selama seminggu sekali melihat dan mengamati secara keseluruhan kondisi mesin. Apabila rembesan oli mesin ada di area dekat poros engkol, maka kemungkinan harus mengganti komponennya. Penyebab seal kruk as mobil bocor yang kali ini bisa Anda atasi dengan terus melakukan perawatan pada mobil.
Kerusakan pada Baut Tap Oli
Apabila kerusakan terjadi pada baut tap oli yang rusak dapat memicu kebocoran seal kruk as. Kesalahan tersebut bisa saja terjadi saat mengganti oli tanpa sengaja terlalu kuat mengencangkan baut. Karena baut terlalu kencang, maka bisa mengalami kerusakan.
Saat melakukan penggantian oli selanjutnya, mengendurkan baut dapat membuat sebagian ulir akhirnya ikut mengelupas lalu keluar. Kondisi ini yang menyebabkan sukar untuk mengencangkan baut karena sebagian rusak. Kerusakan tersebutlah yang memicu seal kruk as mobil bocor dan membuat oli sering merembes ke mesin.
Kerusakan pada Seal Filter Oli
Tidak hanya memicu kerusakan saat terlalu kencang memasang baut tap oli. Penyebab seal kruk as mobil bocor lainnya adalah karena seal filter oli mengalami kerusakan. Sama seperti baut tap oli, pemasangan komponen ini tidak boleh terlalu kencang.
Apabila pemasangan pada komponen ini terlalu kencang, hal yang terjadi adalah karet akan rusak. Jika karet rusak, maka oli akan keluar hingga merembes ke bagian mesin.
Jangan lupa untuk mengganti oli sesuai dengan jadwal supaya mesin mobil dapat mentransfer panas lebih baik.
Apabila penggantian oli ini melebihi jadwalnya, panas mesin dapat menjadi over. Efeknya dapat membuat material seal menjadi mengeras dan membuat oli bocor.
Baca Juga: Ciri Mobil Turun Mesin, Kenali Sejak Awal agar Tak Celaka
Demikianlah beberapa penyebab seal kruk as mobil bocor yang perlu kita ketahui. Sehingga dapat membantu menjaga mobil tetap awet dan tahan lama. (R10/HR-Online)