Kesetimbangan benda tegar dapat membantu untuk menentukan pergerakan benda. Tanpa kita sadari ternyata kesetimbangan pada benda tegar tersebut juga kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kesetimbangan benda tegar merupakan salah satu materi pembelajaran dalam ilmu fisika.
Baca Juga: Elastisitas Zat Padat Akan Terjadi Setelah Gaya Hilang
Jika sebuah benda tegar mendapatkan suatu gaya maka benda tersebut akan mengalami perubahan kondisi gerak. Baik itu merupakan gerak translasi dan gerak rotasi.
Berbeda jika benda tegar mendapatkan beberapa gaya, maka gaya tersebut saling menghilang satu sama lain. Sehingga tidak bisa menghasilkan perubahan kondisi gerak benda. Berarti benda tersebut berada dalam kondisi kesetimbangan.
Kesetimbangan Benda Tegar dan Pengertiannya
Masih banyak orang yang belum mengetahui pengertian dari kesetimbangan benda tegar. Kesetimbangan benda tegar merupakan benda yang tidak mengalami perubahan bentuk mendapatkan gaya rotasi. Dengan kata lain, suatu benda tegar akan tetap mempertahankan bentuknya. Terlebih dari adanya pengaruh gaya.
Hal itulah yang mengakibatkan bentuknya tetap sama walaupun sudah memberikannya suatu gaya. Apabila suatu benda tegar mengalami gerak translasi atau gerak rotasi bentuknya tidak akan berubah.
Hal itulah yang menjadi arti benda tegar mempunyai bentuk tetap. Biasanya benda tegar itu berbentuk padat.
Terdapat banyak benda yang bisa kita kategorikan sebagai benda tegar. Misalnya adalah kursi, bola, meja, serta masih banyak lagi. Dengan demikian itu kesetimbangan benda tegar mempunyai arti sebagai suatu benda yang berada dalam kondisi seimbang.
Kesetimbangan tersebut merupakan suatu kondisi momentum benda bernilai nol. Sedangkan nilai 0 itu sendiri menunjukkan pada kondisi seimbang. Jika sebelumnya benda tegar berada dalam kondisi diam berarti benda tersebut akan mempertahankan kondisinya.
Berbeda jika benda tegar tersebut awalnya berada dalam kondisi bergerak. Dengan penggeraknya tersebut mempunyai kecepatan konstan. Maka benda tegar akan mengalami pergerakan dengan kecepatan konstan juga.
Jenis-Jenis Kesetimbangan
Ternyata dalam ilmu kesetimbangan itu terbagi menjadi beberapa macam.
Stabil
Pertama ada kesetimbangan stabil, yaitu suatu kesetimbangan terjadi pada benda tegar.
Jika dalam kesetimbangan tersebut terdapat gangguan kecil pada benda kemudian hilang maka benda akan kembali ke kedudukan seimbang awal.
Baca Juga: Pengertian Gerak Periodik dan Beberapa Contohnya
Sama seperti halnya ketika kita meletakkan kelereng di wajan. Walaupun terdapat gangguan berupa goyangan ke seluruh arah. Kelereng tersebut nantinya akan kembali ke posisi awal.
Labil
Selain kesetimbangan stabil ada juga ilmu kesetimbangan benda tegar labil. Merupakan salah satu keseimbangan yang terjadi dari suatu objek. Sehingga bisa kembali pada posisi awalnya kemudian benda tersebut melakukan pergerakan dengan gaya yang akan dihasilkan.
Objek semula pada pusat gravitasi sesudah bergerak ke kanan titik meluap. Setelah adanya pantulan benda tersebut akan tumpang tindih. Hal itulah yang menyebabkan objek memutar keluar dari posisi awalnya.
Untuk contoh dari kesetimbangan labil ini ketika kita meletakkan kelereng di atas wajan terbalik. Sudah pasti kelereng tersebut akan mudah jatuh dan berpindah ketika terjadi gangguan.
Netral
Tidak hanya itu saja pembagian kesetimbangan benda tegar. Karena masih ada kesetimbangan netral atau indiferen, yaitu kesetimbangan yang terjadi karena gangguan kecil. Nantinya benda tersebut akan tetap bergerak walaupun dengan menghilangkan gaya.
Benda itu juga akan kembali diam pada kedudukan seimbang yang berbeda. Misalnya ketika kita meletakkan kelereng di lantai datar. Jika kelereng tersebut memperoleh gangguan maka titik beratnya tidak akan berubah. Alasannya adalah letak kelereng tersebut selalu di pusat.
Syaratnya
Dalam pembahasan kesetimbangan benda tegar ternyata terdapat syarat dan ketentuannya berupa translasi dan rotasi. Kedua syarat tersebut harus terpenuhi.
Sedangkan mengenai jumlah gaya yang bekerja sama dengan nol ΣF=0. Berarti total momen gaya yang bekerja sama dengan nol Στ=0.
Ketahuilah kesetimbangan bisa bekerja pada sebuah objek namun hanya bertindak pada titik materi saja. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya pergerakan translasi dan membentuk kesetimbangan tubuh kaku.
Kondisi keseimbangan benda tegar terkadang juga digunakan untuk menentukan suatu benda yang berbentuk geometri. Karena dengan demikian itu akan mendapatkan gaya.
Benda tegar itu sendiri selalu bisa mempertahankan bentuknya. Namun melalui aksi dari kekuatan bentuk yang sudah mendapatkan perbaikan dengan gerakan rotasi ataupun translasi menyebabkan kondisi dan bentuknya tidak berubah.
Mungkin tidak semua orang akan paham hanya dengan satu kali penjelasan mengenai kesetimbangan pada benda tegar tersebut. Hal itulah yang membuat kita harus terus belajar dan berlatih, agar nantinya materi dalam ilmu fisika ini bisa kita kuasai.
Baca Juga: Sifat Gelombang Elektromagnetik dan Manfaatnya di Berbagai Bidang
Dengan demikian bisa melakukan klasifikasi dari pembagian kesetimbangan benda tegar. Tapi kita juga tidak boleh lupa jika dalam memahami dan mendapatkan contoh kesetimbangan benda tersebut terdapat syaratnya. (R10/HR-Online)