harapanrakyat.com,- Calon presiden (Capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo, gerilya malam di Garut, Jawa Barat, Senin (5/2/2024). Ganjar Pranowo mendatangi 3 lokasi untuk silaturahmi.
Lokasi pertama, capres yang diusung PDIP tersebut silaturahmi dengan sesepuh pondok pesantren Zawiyah di Kecamatan Samarang. Selanjutnya, Ganjar mengunjungi pondok pesantren Fauzan di Kecamatan Sukaresmi, Garut.
Di pondok pesantren Zawiyab yang berada di Kecamatan Samarang, Ganjar disambut ribuan santri dan mahasiswa.
Ganjar menyinggung soal persatuan dan kesatuan. Ia juga memberi pesan kepada santri dan mahasiswa agar tak mempersoalkan beda pilihan saat pemilu Presiden 2024. Hal itu karena menurutnya, beda pilihan merupakan pilihan hati nurani.
“Mari kita jaga kerukunannya agar sebagai anak bangsa sebagai warga negara menjadi Indonesia bisa bersatu. Biasanya yang tidak mudah bersatu itu yang mudah dipecah. Kelompok sana kelompok sini, fitnahnya sana sini. Ada selebaran tidak diklarifikasi, makanya Islam mengajarkan tabayun, agar kita bisa tahu mana yang benar,” kata Ganjar di hadapan santri Zawiyah, Senin (5/2/2024) malam.
Baca Juga: Saat Orasi Politik di Bandung, Ganjar Pranowo Singgung Internet Gratis
Saat gerilya malam di pondok pesantren di Garut ini, Ganjar menyinggung persoalan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diberi peringatan keras oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan (DKPP), terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka. Lagi-lagi soal etik disentil Ganjar, sehingga perlu instropeksi agar semuanya bisa leih baik.
“Hari ini KPU, makanya penyelenggara lebih berhati-hati, agar mudah-mudahan para penyelenggara pemilu semua bisa intropeksi menyediakan diri agar jauh lebih baik. Sehingga tidak akan melanggar etika. Maka jangan sampai demokrasi ini betul-betul demokrasi zonder etika, dan itu akan memalukan untuk kita,” singgung Ganjar.
Di Garut, Ganjar juga didoakan agar bisa terpilih menjadi Presiden 2024-2029, harapan ini disampaikan santri dan para kyai karena sosok Ganjar dianggap mampu menyerap aspirasi masyarakat kecil dan membawa Indonesia lebih maju. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)