Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan berhubungan dengan proses respirasi. Sebagai organel sel tumbuhan, mitokondria memiliki membran luar dan dalam. Makhluk hidup ini juga memiliki banyak fungsi lain yang sama pentingnya.
Baca Juga: Fungsi Kambium pada Batang Dikotil, Membentuk Cincin Tahunan
Jika mengamati tumbuhan lebih jauh kita akan menemukan berbagai hal yang menarik. Salah satunya pada bagian sel yang memiliki masing-masing tugas khusus. Saling terkait dan memiliki tujuan untuk terus bertahan dan bertumbuh.
Fungsi Mitokondria pada Sel Tumbuhan Selain Respirasi
Secara umum orang mengetahui bahwa mitokondria menjadi tempat untuk respirasi tumbuhan. Proses ini membantu untuk menghasilkan energi, menyimpan glukosa dan siklus krebs. Namun tidak berhenti sampai sini, beberapa fungsi lainnya juga penting. Berikut ini beberapa fungsi lain tersebut.
Hasilkan Energi Berbentuk ATP
Peran pertama sebagai pembentukan energi ATP. Jenis metabolisme karbohidrat yang nantinya masuk ke mitokondria. Proses piruvat akan transport mengalami oksidasi dari O2 lalu menjadi CO2 dan air. Hasil energi ini dinilai efisien karena berkisar 30 senyawa ATP pada produksi tersebut.
Ingat pada setiap molekul glukosa yang sudah teroksidasi dan glikolisis bisa menghasilkan 2 ATP. Terkenal sebagai pembentukan energi fosforilasi oksidatif. Prosesnya tidak hanya satu namun bisa mencapai lima tahapan reaksi enzimatis dalam pembentukan energi ATP tersebut.
Detoksifikasi Amonia
Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan yang selanjutnya adalah proses detoksifikasi. Pada proses ini terjadi karena terhadap enzim dan mitokondria pada sel tersebut. Sehingga nantinya proses detoksifikasi berlangsung dengan lancar.
Proses seperti ini sering terjadi dalam berbagai kasus. Tidak hanya pada tumbuhan, namun pada hewan dan manusia. Semua makhluk hidup bisa saja mengalaminya dan sistem yang saling menyesuaikan pada kondisi masing-masing.
Peran dalam Apoptosis
Selanjutnya membantu proses apoptosis, jenis kematian sel yang terprogram otomatis. Penggunaannya pada organisme multisel yang membantu membuang sel yang sudah tidak diperlukan. Mekanisme biologi ini terbantu oleh mitokondria secara efektif.
Mengatur Metabolisme Sel Tumbuhan
Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan juga membantu dalam mengatur aktivitas metabolisme. Mirip dengan pembentukan energi ATP yang sudah kita bahas di atas, ketika terjadi piruvat dan oksidasi. Lalu menjadi O2 yang beralih CO2 dan air.
Baca Juga: Jaringan Palisade pada Daun, Berikut Ciri, Fungsi dan Strukturnya
Piruvat sendiri merupakan senyawa kimia yang paling penting dalam biokimia. Hasil dari metabolisme glukosa tersebut berasal dari senyawa yang memecah menjadi dua molekul asam piruvat. Lalu terbentuklah menjadi sebuah energi pada sel tumbuhan tersebut.
Proses biokimia yang memiliki urutan kompleks dalam setiap makhluk hidup ini merupakan metabolisme. Tujuannya untuk mengubah makan atau sumber makanan untuk menjadi energi. Kebutuhan energi tidak hanya untuk tubuh tetap tumbuh dan berkembang namun juga pada sel bekerja dengan sebagaimana mestinya.
Menjaga Konsentrasi Ion Kalsium
Kegunaan penting yang selanjutnya ini menjaga ion kalsium. Sehingga konsentrasinya tersebut mampu untuk kebutuhan berbagai kompartemen sel yang ada.
Sel akan terbantu banyak dengan adanya tangki penyimpanan seperti ini. Ion kalsium akan tersimpan dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan sebagaimana mestinya.
Unit Bebas Sel Eukariotik
Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan ini berhubungan dengan unit bebas dari sel eukariotik. Sel ini merupakan membrane inti atau sen endomembrane yang membatasi sistem membrane.
Berhubungan dengan pengaturan energi kimia yang dibutuhkan pada proses oksidasi makanan dari bagian dalam membrannya.
Menerima Hasil Enzim
Terakhir terdapat fungsi yang bertujuan untuk menerima hasil enzim. Proses seperti ini berhubungan dengan molekul khusus yang bercampur dengan oksigen untuk distribusi sel secara baik. Sehingga tumbuhan mendapatkan enzim secara merata dan bisa bertumbuh secara maksimal.
Mitokondria pada Berbagai Sel Makhluk Hidup
Tidak hanya berfungsi untuk sel tumbuhan saja, mitokondria berperan aktif untuk sel hewan dan manusia. Kemungkinan berbagai makhluk hidup mengandalkannya untuk kebutuhan yang serupa. Namun memiliki bagian yang berbeda-beda.
Mulai dari tempat berlangsung proses respirasi, pembangkit tenaga sel sampai proses detoks untuk kematian berbagai sel. Sebab itulah kita bisa menemukannya dalam setiap makhluk hidup.
Baca Juga: Fungsi Tulang Daun, Memastikan Kelangsungan Hidup Tumbuhan
Fungsi mitokondria pada sel tumbuhan jelas penting dalam keberlangsungan hidup. Maka dari itulah peran tersebut bisa kita jadikan pengetahuan baru terkait makhluk hidup. (R10/HR-Online)