Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TerbaruCara Reproduksi Bakteri Secara Aseksual dan Seksual

Cara Reproduksi Bakteri Secara Aseksual dan Seksual

Cara reproduksi bakteri yang cukup unik tentu sangat menarik untuk kita bahas selengkapnya. Bakteri bisa bereproduksi dengan dua cara yaitu aseksual atau vegetatif dan seksual atau generatif. Sama seperti makhluk hidup lain, bakteri juga bisa berkembang biak.

Bakteri sendiri merupakan mikroorganisme uniseluler yang tergolong dalam kelompok prokariota. Mereka merupakan makhluk hidup paling sederhana yang terdapat di berbagai tempat di dunia. Mulai dari di tanah, batu, air, tumbuhan, hewan, bahkan juga ada dalam tubuh manusia.

Baca Juga: Struktur Tubuh Bakteri, Organisme Mikroba Bersel Tunggal

Meskipun berukuran sangat kecil, namun bakteri memiliki peran atau fungsi yang sangat penting. Contohnya bakteri bisa membantu pencernaan, mengurai sampah, membuat makanan, dan lainnya. Ada pula bakteri jahat yang bisa menginfeksi dan menyebabkan berbagai penyakit.

Cara Reproduksi Bakteri Secara Vegetatif atau Aseksual

Bakteri bisa melakukan reproduksi vegetatif atau aseksual yaitu dengan pembelahan biner. Artinya mereka bisa membelah diri dari satu menjadi dua, kemudian menjadi empat, dan seterusnya. Pembelahan tersebut termasuk pembelahan amitosis yang tidak melibatkan tahap pembelahan sel.

Dengan cara ini bakteri berkembang biak sendiri atau hanya melibatkan satu individu saja. Sebab dalam proses reproduksi ini tidak ada pertukaran ataupun kombinasi materi genetik. Sehingga anak hasil reproduksi ini akan memiliki materi genetik yang sama persis dengan induknya.

Pembelahan bermula saat induk sel mengalami pemanjangan dinding sel, nukleoid, dan membran sel. Setelah itu, nukleoid terbagi menjadi dua dan membran serta dinding sel membentuk sekat. Setelah sekat terbentuk, kedua ujung sel akan berpisah dan menjadi organisme sendiri.

Cara reproduksi bakteri ini bisa terjadi setiap 1-3 jam bahkan bisa membelah setiap 20 menit. Jika kondisi ternyata sedang tidak menguntungkan, bakteri juga bisa membentuk endospora. Kemudian endospora tersebutlah yang bisa menjadi organisme baru saat keadaannya lebih baik.

Reproduksi Secara Generatif atau Seksual

Selain vegetatif atau aseksual, bakteri juga bisa bereproduksi secara generatif atau seksual. Reproduksi secara seksual ini sebenarnya juga tidak terjadi dengan cara penyatuan sel kelamin. Akan tetapi dengan cara pertukaran materi genetik suatu bakteri dengan sel bakteri pasangannya.

Hal tersebut yang membuat reproduksi seksual juga disebut sebagai paraseksual. Cara reproduksi secara seksual ini bisa terjadi dengan mekanisme rekombinasi gen. Terdapat tiga cara dalam reproduksi seksual yaitu transduksi, transformasi, dan konjugasi. Berikut penjelasannya:

Cara Reproduksi Bakteri Secara Transduksi

Transduksi adalah reproduksi yang melibatkan organisme lain yaitu melibatkan virus. Virus yang disebut virus fag tersebut berperan menjadi jembatan rekombinasi gen antara dua bakteri. Virus yang paling sesuai  yaitu virus fag temperat karena bisa bereplikasi lisogenik dan litik.

Baca Juga: Ciri Umum Bakteri yang Membedakannya dengan Organisme Lain

Tahapannya bakteri akan terinfeksi virus Fag sehingga virus mengandung DNA bakteri tersebut. Virus akan menginfeksi bakteri lain hingga terbentuk bakteri baru yang memiliki rekombinasi gen sesuai virus penginfeksinya. Setelah itu barulah terbentuk bakteri rekombinan.

Transformasi

Cara selanjutnya transformasi yaitu bakteri akan memindahkan materi genetik secara langsung. Tapi tidak semua bakteri bisa memindahkan materi genetiknya sendiri secara langsung. Bakteri yang bisa melakukannya hanya bakteri yang memiliki atau memproduksi enzim tertentu.

Contoh bakterinya yaitu Bacillus, Neisseria, Rhizobium, dan lainnya. Tahapan cara reproduksi ini, bakteri akan mengambil DNA bebas dan mengkombinasikannya dengan kromosomnya sendiri. Lalu akan muncul bakteri baru dengan sel rekombinan dan berbeda dengan kromosom sebelumnya.

Konjugasi

Terakhir terdapat konjugasi yaitu reproduksi yang membutuhkan bantuan dari jembatan sitoplasma. Tepatnya yaitu pada saat proses mengalirkan atau mentransfer kromosom dan plasmid. Sama seperti transformasi, tidak semua bakteri melakukan cara konjugasi.

Tahapan pertama dari konjugasi yaitu ketika dua sel bakteri saling mendekat. Setelah kedua sel bakteri mendekat maka akan terbentuk struktur jembatan antara kedua sel. Setelah jembatan tersebut terbentuk maka akan terjadi transfer kromosom dan plasmid bakteri.

Bakteri yang menerima plasmid dan kromosom menjadi memiliki materi genetik rekombinan. Nah, bakteri yang memiliki materi genetik rekombinan ini kemudian akan memisahkan diri. Hasilnya yaitu akan terbentuk dua sel anakan baru yang memiliki sifat baru atau rekombinan.

Bakteri memiliki berbagai mekanisme reproduksi yang memungkinkan mereka untuk berkembang biak dan beradaptasi dengan lingkungan mereka. Dengan populasi bakteri yang berkembang biak dengan cepat dan memiliki potensi untuk mentransfer gen secara horizontal, pemahaman tentang proses reproduksi bakteri menjadi sangat penting dalam bidang biologi dan mikrobiologi.

Baca Juga: Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria, Berikut Penjelasannya

Cara reproduksi bakteri membuktikan jika mereka sama seperti makhluk hidup lain yang beranak-pinak. Namun cara reproduksinya lebih unik yaitu dengan aseksual maupun seksual. Aseksual hanya melibatkan satu bakteri sedangkan seksual melibatkan dua bakteri. (R10/HR-Online)

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...