Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita NasionalBanjir Bandang Terbesar di Awal 2024, 21 Ribu Warga Demak Mengungsi

Banjir Bandang Terbesar di Awal 2024, 21 Ribu Warga Demak Mengungsi

harapanrakyat.com,- Banjir bandang yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, telah menyebabkan sekitar 21 ribu penduduk terpaksa mengungsi. Menurut laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kejadian ini terjadi akibat tanggul yang jebol.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyatakan bahwa banjir bandang terjadi di Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Bencana itu telah berlangsung selama hampir satu minggu, mengakibatkan ribuan warga harus meninggalkan rumah mereka.

Suharyanto menegaskan bahwa kejadian ini merupakan salah satu bencana terbesar yang terjadi pada awal tahun 2024. Beliau telah mengunjungi lokasi banjir bandang tersebut dan mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Banjir di Kabupaten Demak. BNPB dan Pemerintah Daerah setempat sepakat untuk memberikan prioritas pada kebutuhan darurat para pengungsi.

Baca juga: Banjir di Demak Lumpuhkan Jalan Pantura, Ini Tiga Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui

Penanganan Banjir Bandang Demak: Fokus Pemenuhan Kebutuhan Dasar

Menurut Suharyanto, penanganan darurat pada Banjir Demak harus difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. Saat ini, para pengungsi tersebar di 59 titik pengungsian yang telah disiapkan.

Langkah selanjutnya yang diambil oleh BNPB dan Pemerintah Kabupaten Demak adalah mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk segera menangani tanggul yang jebol, seperti tanggul tersier Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar.

Agar perbaikan tanggul dapat berjalan lancar, BNPB juga mempertimbangkan untuk melaksanakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna mengurangi intensitas hujan selama proses perbaikan.

Dampak dari tanggul yang jebol ini sangat signifikan, dengan jalan raya Demak-Kudus terputus dan genangan air yang mencapai tinggi hingga tiga meter. Selain itu, luas lahan pertanian juga tergenang air hingga mencapai 2.965 hektar.

Suharyanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi setiap minggu. Begitu tanggul selesai diperbaiki oleh Kemen PUPR, langkah selanjutnya adalah mengatasi genangan air yang terjadi dan mengembalikan air tersebut ke sungai.

Dengan demikian, penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Demak masih menjadi fokus utama BNPB dan pemerintah setempat. Kolaborasi antara berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana ini. (Feri Kartono/R8/HR Online/Editor Jujang)

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

harapanrakyat.com,- Tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis yang terletak di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Jawa Barat, terlihat tidak terawat. Rerumputan dan ilalang tumbuh liar,...
Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang terjadi pada Rabu (2/4/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan longsor di beberapa titik di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar,...
Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...
Wisatawan asal Bandung yang hilang di Pantai Pangandaran ditemukan meninggal dunia

Wisatawan Asal Bandung yang Hilang di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal

harapanrakyat.com - Wisatawan asal Bandung yang hilang di pos 4 Pantai Barat Pangandaran bernama Suhendar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Kamis (3/4/2025). Tim...
Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...