harapanrakyat.com,- Alat Peraga Kampanye (APK) caleg yang dipaku di pohon masih ditemukan di pinggir jalan wilayah perkotaan Ciamis, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Koperasi, Kecamatan Ciamis.
Baca Juga: APK Caleg DPR RI di Kota Banjar Terpasang di Ruang Terbuka Hijau, Langgar Aturan?
Ketua Paguyuban Peduli Alam dan Lingkungan Galuh Asri (Pedal Gas) Ciamis, Kang Noer Jm, menyayangkan masih adanya pemasangan APK caleg seperti itu.
Menurutnya, hal tersebut merusak keindahan, dan juga bisa membuat pohon itu akan mati.
“Saya sangat miris sekali masih banyaknya APK menempel dan terpaku di pohon. Ini bisa disebut dengan kejahatan lingkungan,” katanya kepada HR Online, Selasa (6/1/2024).
Baca Juga: Ganggu Jarak Pandang, Bawaslu Cimahi Ancam Copot APK di Kaca Angkot
Seharusnya, lanjut Noer, para caleg tersebut mensosialisasikan kepada tim sukses, simpatisan dan pendukungnya tentang tata cara dan aturan memasang APK.
Ia pun meminta kepada para caleg, jangan sampai mensosialisasikan untuk kepentingannya sendiri, tanpa mengindahkan aturan yang berlaku. Seperti memasang APK caleg yang dipaku di pohon, yang mengakibatkan adanya kerusakan lingkungan.
“Pohon yang hidup namun ketika dipaku akan membuatnya mati. Nantinya, pohon tersebut keropos hingga tumbang yang akan membahayakan pengguna jalan,” ucapnya.
Lanjutnya menambahkan, saat pihaknya melakukan gerakan, mendapati banyak paku yang tertancap di pohon-pohon pinggir jalan.
“Pemandangan ini tentu sering terjadi saat adanya pesta demokrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Renaldi, salah seorang pengguna jalan, sangat menyayangkan banyaknya APK caleg dipaku di pohon.
Ia pun berharap aparat setempat bisa menertibkan alat peraga kampanye tersebut.
“Kalau pohon tersebut tumbang dan menimpa pengguna jalan siapa yang rugi. Maka ini harus ditindak oleh aparat pemerintahan setempat, untuk menertibkan APK yang tertancap di pohon,” katanya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)