harapanrakyat.com,- Warga Sumedang, Jawa Barat, terdampak gempa bumi kemarin mendapatkan dana stimulan dari pemerintah.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto datang langsung bersama dengan Menko PMK Muhadjir Effendy, untuk menyerahkan bantuan dana stimulan tersebut. Adapun penyerahan berlangsung di Pendopo Bupati Sumedang, Jumat (5/1).
Suharyanto mengatakan, bahwa semua warga yang sudah terdata serta rumahnya yang rusak akibat gempa, pasti bakal menerima bantuan.
Kepala BNPB mengklaim, bahwa penyerahan dukungan dana stimulan kepada warga Sumedang terdampak gempa bumi yang berhak menjadi yang tercepat.
Dana bantuan untuk warga terdampak bencana ini, sudah diserahkan sejak tiga hari setelah kejadian.
“Di Sumedang yang paling cepat. Hari ketiga setelah gempa bumi sudah diserahkan (bantuan). Hari Jumat ini langsung masuk rekening,” katanya.
Kepala BNPB juga mengingatkan, agar calon penerima dana stimulan supaya memakai hak tersebut, hanya untuk membangun kembali rumah yang rusak.
Sebab, penggunaan dana tersebut ada ketentuan-ketentuan yang harus penerima taati.
“Saya ingatkan lagi, dana dari pemerintah pusat ini untuk membangun rumah yang rusak. Jangan buat beli motor. Itu tidak boleh,” tegasnya.
Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy, memberikan apresiasi kepada BNPB yang telah memberikan dana stimulan dengan cepat.
Muhadjir juga mengklaim, bahwa penyaluran bantuan untuk warga terdampak gempa bumi merupakan yang tercepat di dunia.
“Sebab, diserahkan tidak kurang dari 3 x 24 jam setelah kejadian,” katanya.
Sebagai informasi, sebanyak 300 warga terdampak gempa bumi di Sumedang menerima bantuan dana stimulan ini sementara.
Sementara merujuk data per Jumat (5/1/2024), jumlah rumah rusak berat ada 81, rusak sedang 197 dan rusak ringan 1184. (Adi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)