Usaha ayam geprek di Indonesia terbilang cukup menjanjikan. Bagaimana tidak, ayam geprek memiliki jutaan peminat dari berbagai kalangan, membuat permintaan pasarnya cenderung tinggi. Tak heran jika peluang usaha di bidang kuliner ini juga semakin terbuka lebar.
Usaha Ayam Geprek Bisnis Kuliner yang Menggiurkan
Mendengar kata “ayam geprek” sering membuat otak membayangkan sajian makanan super nikmat. Mulai dari ayam goreng tepung gurih, sambal pedas, nasi hangat, dan lalapan segar. Ketika berpadu menjadi satu, menu populer ini langsung nampol di lidah.
Baca Juga: Ide Bisnis dari Kulit Lumpia yang Menjanjikan, Ini Rekomendasinya
Itulah alasan mengapa ayam bersambal itu selalu menjadi primadona di dunia kuliner Indonesia. Hampir semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia menyukainya. Tentunya dengan takaran pedas yang berbeda-beda.
Tingginya minat konsumen terhadap olahan ayam ini, secara tidak langsung membuka peluang bisnis yang menjanjikan. Di tangan-tangan kreatif, ayam geprek bisa menghasilkan keuntungan yang luar biasa.
Seperti halnya Ruben Onsu yang sukses dengan bisnis Geprek Bensu. Hingga akhirnya mampu membuka cabang di berbagai daerah. Jika Anda gemar memasak, mengapa tidak mencoba usaha ayam geprek guna meningkatkan penghasilan.
Kendati demikian, penting untuk menjadi catatan bahwa keberhasilan menjalankan bisnis kuliner bukan hanya sekedar pandai memasak. Anda juga wajib memiliki langkah-langkah cerdas ketika ingin memulainya. Supaya semakin lancar berbisnis ayam geprek, berikut adalah beberapa tips yang perlu Anda perhatikan.
1. Riset Pasar
Pertama, upayakan melakukan riset pasar terlebih dahulu sebelum terjun ke bisnis ini. Riset sangat penting untuk memahami kebutuhan konsumen, preferensi rasa, harga yang dapat mereka terima, hingga persaingan.
Langkah tersebut cukup membantu dalam identifikasi peluang usaha sekaligus mengembangkan strategi pemasaran yang sesuai. Tanpa riset, Anda mungkin tidak akan tahu apakah suatu wilayah prospek atau tidak untuk usaha.
2. Miliki Resep dan Kualitas Masakan yang Unggul
Sebelum benar-benar berjualan, pastikan Anda sudah memiliki resep bumbu ayam geprek yang unik. Sehingga mampu menonjolkan cita rasa khas untuk membedakan dari pesaing. Baik itu dari segi komposisi bumbu, kerenyahan ayam, hingga tekstur sambal.
3. Pemilihan Lokasi Strategis
Jika Anda ingin menjalankan usaha ayam geprek menggunakan stand atau sewa kios, pastikan memilih lokasi strategis. Tempat dengan lalu lalang orang, seperti area perkantoran, pusat perbelanjaan, atau dekat kampus, adalah pilihan terbaik. Pekerja kantor dan mahasiswa bisa menjadi pelanggan potensial saat jam-jam makan siang.
4. Selalu Hadirkan Inovasi
Berinovasi dalam variasi rasa dan cara penyajian bisa menjadi daya tarik tersendiri. Cobalah ciptakan inovasi sambal yang lebih variatif. Misalnya geprek sambal bawang, sambal matah, atau sambal bajak.
Baca Juga: Ide Jualan Coklat Karakter Peluang Besar, Untung Menjanjikan
Bisa juga menambahkan sentuhan sambal modern dengan keju untuk memberikan sentuhan unik pada hidangan Anda. Presentasi yang menarik juga dapat meningkatkan pengalaman kuliner bagi para konsumen. Dengan kesan pertama yang positif, bukan tidak mungkin mereka akan ketagihan untuk kembali.
5. Kualitas Bahan Baku
Pasalnya, bahan kurang berkualitas seringkali membuat tekstur ayam kurang enak. Di samping itu, gunakan minyak yang selalu baru untuk penggorengan. Hindari minyak jelantah yang bisa membuat tampilan ayam menjadi hitam. Jangan lupa memprioritaskan kebersihan serta keamanan dalam proses persiapan maupun penyajian makanan.
Selama menjalankan usaha, Anda wajib memastikan bahan baku pembuatan ayam geprek selalu berkualitas. Hal ini demi menjaga cita rasa masakan agar tetap nikmat. Pilihlah ayam yang segar dan tepung bermutu tinggi.
6. Pelayanan yang Ramah dan Cepat
Memberikan pelayanan yang ramah serta cepat merupakan kunci kesuksesan dalam bisnis kuliner. Pastikan para konsumen tidak sampai terlalu lama menunggu makanan tiba di atas meja. Pelayanan yang lama bisa memberikan pengalaman negatif di benak pembeli.
7. Maksimalkan Peran Media Sosial
Di era serba digital seperti sekarang, memanfaatkan kekuatan media sosial untuk promosi adalah langkah efektif. Posting foto-foto menggoda, menyelenggarakan giveaway, atau memberikan promo khusus dapat meningkatkan daya tarik konsumen. Sehingga usaha ayam geprek Anda semakin laku keras.
8. Menjalin Kerjasama
Jika melakukan pasaran sendiri hasilnya kurang maksimal, tidak ada salahnya bekerjasama dengan mitra sekitar. Misalnya Anda menitipkan ayam geprek dengan porsi praktis di kantin sekolah atau warung. Kerjasama ini dapat membantu meningkatkan penjualan sekaligus mendapatkan lebih banyak pelanggan setia.
9. Miliki Strategi Cadangan
Dalam menggeluti bisnis, kita harus memiliki strategi cadangan. Begitu juga dengan berbisnis ayam geprek. Anda harus merencanakan segala hal yang mungkin dapat mempengaruhi usaha di situasi tertentu.
Baca Juga: Bisnis Donat 1000an yang Menjanjikan, Modal Kecil
Misalnya ketika harga ayam dan cabai melambung. Pastikan memilih langkah antisipasi terbaik untuk menghadapi hal tersebut. Tentunya jangan sampai mengurangi kualitas produk, tapi juga tidak merugikan.
Itulah langkah-langkah memulai usaha ayam geprek yang bisa Anda coba. Jangan lupa selalu cermat dalam mengatur keuangan atau modal agar usaha tidak merugi. Semoga bermanfaat! (R10/HR-Online)