Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TerbaruStandar Ketebalan Piringan Cakram Mobil dan Cara Mengeceknya

Standar Ketebalan Piringan Cakram Mobil dan Cara Mengeceknya

Standar ketebalan piringan cakram mobil atau disc brake penting untuk diperhatikan agar kinerjanya optimal. Rem cakram memegang peranan penting dalam sistem pengereman kendaraan bermotor. Fungsi rem mobil ini cukup krusial karena mampu memperlambat dan menghentikan laju kendaraan dengan cepat dan stabil. 

Standar Ketebalan Piringan Cakram Mobil, Pastikan Sesuai Ketentuan

Piringan cakram atau cakram mobil memegang peran sentral dalam sistem pengereman kendaraan bermotor. Sebagai lempeng logam yang tersemat pada roda kendaraan, baik bagian depan maupun belakang, cakram ini memiliki fungsi mendasar dalam mengubah energi kinetik menjadi panas ketika rem diterapkan.

Baca Juga: Cara Menyetel Rem Cakram Mobil dan Tips Perawatannya

Sehingga pada akhirnya menghentikan atau memperlambat putaran roda kendaraan. Prinsip kerja disc brake melibatkan peran kaliper rem yang mengandung bantalan rem. Saat terjadi pengereman, kaliper rem akan menekan bantalan rem ke permukaan cakram. 

Gesekan yang terjadi antara bantalan rem dan cakram mengubah gerakan roda menjadi panas, sehingga mengurangi kecepatan kendaraan. Proses ini memungkinkan kendaraan untuk berhenti dengan aman dan efisien.

Umumnya, cakram mobil terbuat dari paduan logam spesial yang tahan terhadap panas dan gesekan. Disc brake punya rancangan khusus agar memiliki permukaan yang kokoh dan mampu mengatasi panas yang dihasilkan selama proses pengereman.

Merawat serta melakukan pemeriksaan berkala terhadap kualitas dan keamanan cakram mobil sangatlah penting. Jika terjadi keausan atau kerusakan pada cakram, perlu melakukan penggantian agar sistem pengereman kendaraan tetap berfungsi dengan optimal dan terjamin keamanannya.

Standar Keolengan Disc Brake Mobil

Setiap produsen mobil memiliki spesifikasi ketebalan minimum yang direkomendasikan untuk piringan cakram kendaraan mereka. Secara umum, standar ketebalan piringan cakram mobil berada dalam kisaran 8-12 mm. Namun, perlu Anda catat bahwa standar ini bisa bervariasi tergantung pada merek, model, dan tahun pembuatan mobil.

Ketebalan yang tidak sesuai dengan standar dapat mempengaruhi kinerja pengereman. Piringan cakram yang terlalu tipis dapat mengurangi daya cengkeram kaliper rem, dan meningkatkan risiko overheat.

Bahkan menyebabkan retak atau deformasi pada piringan cakram. Di sisi lain, piringan cakram yang terlalu tebal dapat mempengaruhi efisiensi pengereman dan mengakibatkan keausan pada komponen lainnya. 

Biaya Penggantian Disc Brake

Namun, terkadang kampas rem yang merupakan salah satu bagian dari sistem pengereman mengalami keausan atau dalam istilah keren, out of wear. Ketika ini terjadi, kemampuan pengereman kendaraan dapat menurun sehingga pengereman tidak lagi optimal.

Untuk mengatasi hal ini, penggantian satu set kampas rem yang sudah tipis menjadi penting.

Biaya penggantian kampas rem tidaklah murah, khususnya kampas rem mobil bagian depan yang dapat mencapai sekitar 700 ribu rupiah dan tambahan biaya pemasangan yang bisa mencapai 800 ribuan.

Baca Juga: Rem Cakram Mobil Seperti Berkarat, Simak Tips Mengatasinya

Penggantian kampas rem tidak dapat ditentukan kapan dilakukan karena bergantung pada pemakaian kendaraan. Penggantian bisa bertahan mulai dari 6 bulan hingga bahkan 2 tahun, tergantung pada intensitas penggunaan.

Cara Cek Ketebalan Piringan Cakram Mobil

Setelah memahami standar ketebalan piringan cakram mobil, penting juga untuk mengetahui bagaimana cara mengukur ketebalannya agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan pemeriksaan tersebut.

1. Ukur Bagian Piringan Cakram

Ketika menggunakan mobil secara terus-menerus, seringkali pengemudi lupa untuk memeriksa kondisi kampas rem apakah sudah mengalami keausan atau tidak. Jika kampas rem sudah aus, performa sistem pengereman mobil akan menurun.

Untuk itu, penting untuk memeriksa ketebalan piringan cakram. Dalam proses pengukuran ini, Anda dapat menggunakan alat bantu seperti mikrometer atau jangka sorong agar hasil pengukuran sesuai dengan standar ketebalan piringan cakram mobil yang berlaku.

2. Muncul Bunyi Decitan Ketika Mengerem

Salah satu metode lain yang bisa Anda gunakan adalah memerhatikan suara yang muncul saat mobil direm. Jika terdengar bunyi “cit cit” saat melakukan pengereman, dapat menjadi indikasi bahwa ketebalan piringan cakram sudah mulai menipis dan aus. 

Kondisi piringan cakram yang menipis dapat meningkatkan gesekan antara komponen sistem pengereman, menghasilkan bunyi atau suara berdecit pada mobil.

3. Cek Ketinggian Minyak Rem

Langkah berikutnya adalah memperhatikan tingkat minyak rem pada mobil Anda. Minyak rem berperan sebagai penghantar tekanan dari pedal rem menuju kaliper rem. Sifat fluida minyak rem memungkinkannya menyesuaikan volume sesuai dengan wadah atau reservoir tempat penyimpanannya.

Untuk memeriksa apakah tingkat minyak rem mengalami penurunan, perhatikan reservoir minyak rem. Jika tingkat minyak rem menurun di bawah batas normal, hal ini bisa mengindikasikan bahwa kampas rem sudah mulai aus. Situasi ini terjadi karena menipisnya ketebalan piringan cakram yang mempengaruhi jarak penekanan piston dan kaliper rem.

4. Copot Bagian Kampas Rem

Langkah selanjutnya dalam pemeriksaan adalah melepaskan bagian kampas rem. Untuk melepaskan piringan cakram, langkah awal adalah melepas roda bagian depan dan kemudian membuka baut-baut yang terdapat pada piringan cakram. 

Baca Juga: Masalah Rem Mobil yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Setelah itu, angkat bagian kaliper untuk mengakses kampas rem. Jika kampas rem masih memiliki ketebalan yang memadai, Anda dapat dengan jelas melihat garis tengah pada bagian rem.

Itulah beberapa langkah dalam mengetahui standar ketebalan piringan cakram mobil. Jika merasa tidak yakin untuk melakukan pemeriksaan sendiri, sebaiknya meminta bantuan dari mekanik yang ahli. Mereka dapat membantu Anda dengan pemeriksaan dan servis yang profesional, menggunakan peralatan otomotif yang sesuai di bengkel terdekat. (R10/HR-Online)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...