Perbedaan fast charging dan quick charging sebenarnya tidak terlalu signifikan. Hal yang membedakan antara keduanya terletak pada pabrikan charger hingga penggunaannya. Selain itu, fitur HP yang sangat menguntungkan ini cukup mirip bahkan hampir sama.
Baca Juga: Fast Charging Tidak Berfungsi, Apa Penyebab dan Bagaimana Solusinya?
Saat ini ponsel memang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih dan modern. Bahkan pabrikan HP juga melengkapi charger-nya dengan fitur canggih. Contohnya yaitu fitur pengisian cepat untuk mempercepat proses pengisian daya baterai.
Ponsel keluaran terbaru juga sudah banyak yang menyediakan cas dengan pengisian cepat. Hal tersebut juga seiring dengan penggunaan baterai yang berkapasitas lebih besar. Sehingga pengecasan ponsel tersebut tidak akan memakan waktu lebih lama.
Perbedaan Fast Charging dan Quick Charging Berdasarkan Pabrikan hingga Penggunaan
Membahas tentang pengisian cepat, kita mengenal adanya fast charging dan quick charging. Beberapa orang mungkin menganggap keduanya sama dan tidak memiliki perbedaan. Namun sebagian lainnya mungkin berpikir bahwa keduanya sebenarnya memiliki perbedaan.
Fast dan quick charge memang tidak benar-benar sama karena memiliki sedikit perbedaan. Sebelum membahasnya, mari kita mengenal apa itu fast dan quick charge terlebih dahulu.
Fast charging merupakan metode pengisian daya baterai ponsel yang lebih cepat daripada metode standar. Artinya, fitur ini memungkinkan ponsel mendapat daya listrik lebih cepat saat pengecasan. Sebab, fitur ini akan menggunakan daya yang lebih tinggi daripada cas standar.
Sebagai contoh, cas ponsel standar menggunakan titik daya 5V/0.5 A atau 2,5 watt. Sedangkan fast charge menggunakan daya lebih tinggi yaitu 9V/1.6A atau 15 watt, bahkan lebih. Hal tersebut yang membuat cas ini jauh lebih cepat dalam mengisi daya baterai HP.
Sementara itu teknologi quick charging tidak jauh berbeda dari fast charging. Fitur atau teknologi ini juga berguna untuk mempercepat proses pengisian daya baterai ponsel. Setelah membahas pengertiannya, berikut ini adalah sedikit perbedaan antara keduanya:
Pabrikan
Perbedaan pertama terlihat dari pabrikan atau produsen kedua fitur pengisian cepat tersebut. Fast charger berasal dari berbagai pabrikan smartphone flagship yang kita kenal sekarang. Karena itu, kita bisa dengan mudah menemukannya pada ponsel berbagai merk keluaran terbaru.
Baca Juga: Fitur Pengukur Suhu Tubuh iPhone, Bantu Cek Kondisi Kesehatan
Sementara itu, quick charge adalah trademark dari Qualcomm untuk ponsel buatannya sendiri. Fitur ini juga tersemat untuk cas ponsel yang menggunakan chipset produksi Qualcomm. Jadi tidak semua pabrikan ponsel memproduksi quick charge, hanya Qualcomm saja.
Perbedaan Fast Charging dan Quick Charging Berdasarkan Waktu Pengisian Daya
Waktu pengisian daya dengan fitur fast dan quick charge sebenarnya tidak terlalu berbeda. Apalagi karena keduanya juga sama-sama menggunakan dua fase pengisian. Sehingga perbedaan waktunya tidak akan terlalu lama, mungkin hanya beberapa menit saja.
Pada fase pengisian pertama, arus daya yang masuk ke baterai lebih besar hingga 50-70%. Waktu pengisiannya juga lebih cepat yaitu hanya sekitar 10, 15, hingga 30 menit saja. Lalu fase pengisian kedua akan lebih lambat pada 90% hingga daya baterai penuh 100%.
Penggunaan
Penggunaan fast dan quick charge untuk mengisi daya ponsel juga sedikit berbeda. Keduanya hanya bisa berfungsi dengan tepat dan maksimal pada perangkat yang tepat pula. Fast charging sendiri bersifat universal dan bisa untuk semua ponsel yang mendukung pengisian cepat.
Quick charging berbeda dengan fast charging karena tidak bisa untuk semua jenis ponsel. Quick charging hanya berfungsi maksimal untuk ponsel yang menggunakan chipset Qualcomm. Sedangkan pada ponsel lain pengisian masih bisa berjalan, namun akan lebih lambat.
Manfaat Fast dan Quick Charging
Kedua fitur pengisian cepat ini memberikan manfaat dan keuntungan tersendiri. Mulai dari proses pengecasan yang berlangsung lebih cepat sehingga tidak perlu menunggu lama. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat ketika pemilik ponsel sedang terburu-buru.
Kemudian fitur ini juga bisa membantu menghemat listrik karena pengisiannya yang cepat. Dengan konsumsi listrik yang berkurang maka tagihannya juga akan semakin berkurang. Pemilik pun tidak perlu khawatir biaya listrik membengkak karena pengecasan ponsel.
Baca Juga: Fitur Digital Wellbeing Android, Tingkatkan Kesehatan Pengguna
Perbedaan fast charging dan quick charging di atas tentu menunjukkan jika keduanya berbeda. Meskipun begitu, penggunaan keduanya sama-sama menguntungkan bagi pemilik ponsel. Bahkan bisa mengurangi pengeluaran bulanan, terutama biaya listrik. (R10/HR-Online)