Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita JabarPenanganan Banjir Bandung Selatan, Genangan Berkurang 81 Persen

Penanganan Banjir Bandung Selatan, Genangan Berkurang 81 Persen

harapanrakyat.com – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan penanganan banjir di kawasan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Andir di Kabupaten Bandung, berkurang 81 persen.

Bey mengungkapkan hal itu seusai meninjau Kolam Retensi Andir, Oxbow Rancamanyar, dan Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung, Selasa (2/1/2024).

Bey mengklaim infrastruktur tersebut memiliki fungsi untuk penanganan banjir di kawasan Bandung selatan.

Baca Juga : Banjir Menyergap, Siswa SDN Bojong Asih 2 Dayeuhkolot Langsungkan Ujian di Aula Desa

Menurut informasi dari BMKG, curah hujan akan tinggi di bulan Januari-Februari 2024. Untuk itu, Bey mengunjungi infrastruktur pengendali banjir di tiga lokasi tersebut. Hal itu guna memastikan banjir di kawasan Bandung selatan terkendali.

“BMKG memperkirakan pada Januari-Februari ini akan menjadi puncak musim hujan. Makanya, saya datang meninjau infrastruktur pengendali banjir ini. Saat ini, ancaman banjir di Baleendah, Dayeuhkolot, dan Andir bisa berkurang 81 persen. Walaupun terjadi banjir penyerapannya sangat cepat,” ucapnya.

Bey tetap mengimbau masyarakat agar memperhatikan lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan. Apabila hal itu dilaksanakan, maka tiga infrastruktur pengendali banjir akan berjalan maksimal.

Infrastruktur Penanganan Banjir Bandung Selatan

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Bastari mengungkapkan, Kolam Retensi Andir, Oxbow Rancamanyar, dan Terowongan Nanjung merupakan sistem pengendali banjir kawasan Andir, Baleendah, dan Dayeuhkolot.

Menurutnya, dengan sistem ini genangan banjir sudah tertangani 81 persen. Dari 732 hektare area banjir sekarang tinggal 72 hektare.

Baca Juga : Banjir Rendam Dua Sekolah di Cimahi, Kegiatan Belajar Diliburkan

“Upaya penanganan banjir di Bandung selatan ini kami juga menambah lagi di tahun 2023, yakni pompa Cibugel dan Cigede. Ada beberapa daerah yang rendah, kita tambah pompanya. Sehingga air bisa terpompa ketika Sungai Citarum tinggi dan hujan lebat di Bandung,” ucap Bastari.

Bastari mengklaim, ketika ada tiga infrastruktur pengendali banjir ini, untuk menunggu banjir surut hanya memerlukan waktu paling lama satu hari. Bahkan, kata Bastari, bisa beberapa jam.

“Ada warga Andir menyampaikan, selama 20 tahun sering terjadi banjir, surutnya lama bisa berbulan-bulan. Tapi sekarang, banjir dalam hitungan jam atau paling lama menyeberang hari. Dalam satu hari sudah bisa kita kendalikan, surutkan airnya dengan bantuan pompa untuk penanganan banjir kawasan Bandung selatan ini,” ucap Bastari. (Ecep/R13/HR Online)

Kegiatan Adu Bagong di Cigugur Pangandaran Dibubarkan Aparat Gabungan

Kegiatan Adu Bagong di Cigugur Pangandaran Dibubarkan Aparat Gabungan, Harga Tiketnya Fantastis

harapanrakyat.com,- Aparat gabungan membubarkan kegiatan adu bagong yang berlangsung di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). Pasalnya, kegiatan tersebut tidak memiliki izin. Penyidik...
Infinix Note 50x, Waktunya HP 5G Makin Terjangkau

Infinix Note 50x, Waktunya HP 5G Makin Terjangkau

Infinix kembali menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan peluncuran Infinix Note 50x pada 27 Maret 2025 lalu. Sebagai model paling terjangkau dalam seri Note...
Hasyim bin Abdu Manaf, Leluhur Rasulullah SAW yang Berpengaruh

Hasyim bin Abdu Manaf, Leluhur Rasulullah SAW yang Berpengaruh

Nama Hasyim bin Abdu Manaf mungkin tidak sepopuler Nabi Muhammad SAW. Tapi perannya sangat besar dalam sejarah Islam. Ia adalah bagian penting dalam rantai...
Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition, Laptop Premium Bertenaga

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition, Laptop Premium Bertenaga

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition menjadi salah satu produk andalan Lenovo yang siap meluncur tahun ini. Laptop premium ini sudah mulai tersedia di...
Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...