harapanrakyat.com,- Bangunan Kantor Desa Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ini sangat menarik perhatian. Pasalnya, bangunan kantor desa tersebut terlihat mewah seperti istana dengan gaya khas Eropa.
Harapanrakyat.com yang berkesempatan melihat langsung, pada bagian depan kantor desa tersebut, terdapat 4 pasang pilar tinggi yang khas gaya Eropa.
Tidak hanya itu, ada beberapa ornamen yang berwarna emas. Hal itu membuat bangunan tersebut kental dengan bangunan mewah.
Ketika melihat ke bagian dalam ruangan, terdapat sejumlah interior yang mewah dan bernuansa merah, seperti gorden dan juga sofa.
Bahkan, kantor Desa Rancah Ciamis ini juga memiliki toilet yang luas, dan dapur yang megah serta bersih.
Hal itu tentunya membuat orang yang bekerja serasa berkantor di istana, karena bangunannya yang mewah dengan khas gaya Eropa.
Sumber Pembangunan Kantor Desa Rancah Ciamis yang Bak Istana Mewah Gaya Eropa
Kepala Desa Rancah, Dedi Hidayat mengatakan, kantor tersebut mulai direnovasi pada tahun 2020 lalu. Saat kepala desa sebelumnya yakni Aman.
Adapun anggaran pembangunan yang menelan total biaya kurang lebih itu Rp 1 miliar ini, adalah dari PAD atau Pendapatan Asli Desa. Seperti sewa kios Pasar Rancah serta bantuan dari Pemkab Ciamis.
“Kalau sebetulnya saya jadi kepala desa baru sekitar 5 minggu. Ini adalah peninggalan dari kepala desa sebelumnya yang menjabat sudah 8 tahun,” katanya, Kamis (18/1/2024).
Dedi menjelaskan, bangunan tersebut merupakan simbol dan juga identitas desa yang maju serta mandiri. Bangunan kantor ini juga adalah kebanggaan warga Rancah.
“Bukan hanya bangunan mewah, tapi ini menjadi motivasi untuk membangun desa dan masyarakat sejahtera. Selain itu, kami akan komitmen untuk merealisasikan kegiatan desa lainnya,” jelasnya.
Dengan adanya bangunan kantor yang nyaman ini, katanya, tentunya bisa memotivasi perangkat Desa Rancah Ciamis agar dapat lebih maksimal dalam melayani masyarakat.
“Jadi apa gunanya kalau pembangunan ini tidak dibarengi dengan kinerja yang baik,” ucapnya.
Dedi menuturkan, kantor desa ini juga sama halnya dengan kantor-kantor desa lainnya. Yaitu adanya ruang staf lalu perangkat desa, ruang rapat, ruang BPD dan kepala Desa, aula serta ruang karang taruna.
Ada juga sebagian ruangan di kantor Desa Rancah Ciamis yang penataannya masih dalam proses. “Jadi nanti tinggal diisi saja,” tuturnya.
Lantas bagaimana tanggapan masyarakat? Dedi mengaku bahwa menanggapinya dengan sangat positif.
“Kemarin juga kita syukuran peresmian banyak yang hadir bahkan ribuan. Jadi bangunan ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi,” jelasnya.
Selain Kantor Desa Rancah Ciamis yang bangunannya mewah, ternyata diikuti juga pembangunan 9 balai dusun.
Kalau bangunan dusun sendiri, kata Dedi, dibangun atas hasil swadaya masyarakat, kemudian ada juga aspirasi.
“Kalau bangunan balai Dusun Cibeureum itu saya mantan kepala dusunnya. Pembangunannya menghabiskan Rp 786 juta, dari swadaya masyarakat dan aspirasi Rp 150 juta,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)