harapanrakyat.com,- Antisipasi Penyakit Menular Seksual (PMS) di kalangan remaja, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar, Jawa Barat, keliling dan memberikan edukasi kepada para pelajar.
Edukasi tentang bahaya PMS kali ini menyasar para pelajar kelas 3 atau 9 di SMP Negeri 4 Kota Banjar, Kamis (18/1/2024).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Banjar, dr. Ika Rika mengatakan, edukasi bertujuan agar para remaja bisa menjaga dirinya dari PMS.
“Dalam rangka kita mengedukasi terhadap anak-anak sekolah karena mereka masuk masa pubertas. Jadi diharapkan mereka menjaga, supaya tidak terkena PMS,” kata Ika Rika.
Baca Juga: Layanan ODHA Tak Tercover BPJS Kesehatan, Begini Kata Dinkes Kota Banjar
Menurutnya, usia rentan adalah dari usia 15 tahun ke atas, dimana mereka memasuki masa pubertas.
“Rencananya kita edukasi ke pelajar SMP dan SMA, karena SMP mulai memasuki masa puber, tapi kita sampaikan ke siswa kelas tiga. Usia yang rentan itu kan usia 15 tahun ke atas,” terangnya.
Ia menjelaskan, pihaknya memilih sekolah tertentu bukan karena terdapat kasus PMS. Akan tetapi, pihaknya berencana memberikan edukasi kepada semua pelajar di semua sekolah.
“Kita memilih sekolah ini bukan berdasarkan kasus. Namun kita memilih edukasi kepada semua sekolah dengan harapan semua remaja mengetahui tentang bahaya PMS dan HIV/AIDS,” jelasnya.
Sementara itu, Ika Rika menambahkan, sepanjang tahun 2023 berdasarkan hasil validasi tercatat ada sebanyak 53 kasus ODHA di Kota Banjar.
Ika berharap, dengan edukasi tersebut sebagai upaya pencegahan dapat menekan angka kasus terinfeksi PMS.
“Minimal denah edukasi seperti ini mereka bisa tahu tentang PMS, dan diharapkan dapat menekan angka kasus di Kota Banjar,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)