harapanrakyat.com,- Sejumlah mahasiswa di Tasikmalaya yang mengaku sebagai pecinta lingkungan menggelar aksi menyisir dan menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang dipaku di pohon pinggir jalan raya.
Aksi itu dilakukan di Jalan Raya Cikunir-Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (19/1/2024).
Selain mencabut APK yang dipaku di pohon pinggir jalan, mahasiswa juga mengangkut spanduk raksasa yang tergeletak di lahan kosong. Kemudian APK itu dikumpulkan dan akan diserahkan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya.
“Ini aksi untuk menertibkan spanduk, baik itu partai, apa pun jenisnya yang di tempelkan di pohon. Budaya santet pohon ini sudah berlangsung sejak dulu,” Kata Ahmad Alwi, mahasiswa pencinta lingkungan di Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Alwi, pihak terkait yang seharusnya menertibkan, tidak melakukan tindakan. Alwi mengaku mendapat informasi dari warga sekitar bahwa pihak yang merobohkan baliho APK itu adalah instansi tersebut sebelum pihaknya melakukan aksi.
Baca Juga: Oknum Guru ASN di Tasikmalaya yang Dukung Prabowo-Gibran Terbukti Langgar Aturan
Alwi bersama kawan-kawan melakukan penyisiran sepanjang jalan Cikunir sampai Singaparna. Ke depan, pada mahasiswa ini mengaku akan melakukan aksi yang lebih besar hingga ke seluruh 39 kecamatan Kabupaten Tasikmalaya.
“Karena memang masih banyak sekali spanduk partai yang menempel di pohon. Memang spanduk menempel di pohon sudah sedikit, lantaran sebelumnya, sudah ditertibkan oleh petugas. Mungkin tahu kita akan menggelar aksi, sehingga petugas bergerak lebih cepat,” pungkasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)