Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TerbaruKeteladanan Abu Bakar yang Bisa Menjadi Inspirasi Umat Muslim

Keteladanan Abu Bakar yang Bisa Menjadi Inspirasi Umat Muslim

Keteladanan Abu Bakar memang patut kita contoh. Abu Bakar Ash-Shiddiq merupakan salah seorang sahabat terkemuka Nabi Muhammad SAW. Sahabat nabi ini merupakan figur yang mencatat sejarah dalam Islam. 

Baca Juga: Wafatnya Ali bin Abi Thalib Tragis, Ditikam Ibnu Muljam Ketika Shubuh

Beliau adalah di antara yang pertama memeluk agama Islam, diakui sebagai orang yang dijamin masuk surga. Julukan “As-Shiddiq” beliau dapatkan karena keyakinannya yang pertama terhadap peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW. 

Keteladanan Abu Bakar yang Bisa Menjadi Contoh Umat Muslim

Abu Bakar mendapatkan kehormatan sebagai sahabat paling utama dalam sejarah Islam, bahkan menggantikan Rasulullah sebagai Khalifah pertama setelah wafatnya. Seluruh sahabat nabi mengakui keutamaan budi pekertinya. 

Keberaniannya dalam menyisihkan harta dan kekayaannya demi kepentingan agama tidak pernah perlu kita ragukan. Kebijaksanaannya dalam menyelesaikan masalah umat membuatnya menjadi sosok yang sangat mendapat kepercayaan. 

Ketenangan di saat kesulitan membuatnya menjadi penolong bagi Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Kerendahan hati dalam kepemimpinannya dan tutur kata yang lembut dan menarik sulit untuk disaingi, baik pada masa lalu maupun sekarang.

Pemilihan Abu Bakar sebagai khalifah pertama pada 8 Juni 632 Masehi menandai titik penting dalam sejarah Islam. Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, komunitas Muhajirin dan Anshar hampir terpecah karena perselisihan dalam menentukan pemimpin Islam.

Dalam kitab Al-Bidayah wan Nihayah atau Tarikh Ibnu Katsir, tercantum bahwa Abu Bakar tidak menjadikan penunjukan tersebut sebagai alasan untuk sombong.

Abu Bakar menyatakan, “Saya terpilih bukan karena menjadi yang terbaik di antara kalian. Jika saya melakukan tugas saya dengan baik, ikutilah saya dan bantu saya. Namun jika saya tersesat dari jalan yang benar dan terjerumus dalam korupsi, bimbinglah saya kembali ke jalan yang benar.”

Salah satu pencapaian utama Abu Bakar selama kepemimpinannya adalah memerangi nabi palsu selama Perang Ridda. Dia berhasil menghadapi setidaknya empat nabi palsu dan pengikut mereka, Bani Asad ibn Khuzaymah yang dipimpin oleh Tulayha ibn Khuwaylid, Bani Hanifah dengan pemimpin Musaylimah, Bani Taghlib dan Bani Tamim dengan Sajah sebagai pemimpin, serta Al-Ansi yang dipimpin oleh Al-Aswad Al-Ansi.

Abu Bakar selalu mengingatkan pada firman Allah SWT dalam Ali Imron ayat 144, yang menegaskan bahwa sebagai utusan Allah SWT, Nabi Muhammad SAW akan mengalami kematian sebagaimana utusan-utusan sebelumnya. Namun, kematian Nabi tidak berarti berakhirnya Islam atau kemunculan utusan baru dari Allah SWT.

Keteladanan Abu Bakar

Abu Bakar memiliki banyak sifat-sifat keteladanan yang membangkitkan inspirasi bagi umat Muslim. Beberapa di antaranya termasuk:

Mencintai Nabi Muhammad SAW dengan Segenap Jiwa Raga

Keteladanan Abu Bakar yang pertama adalah kecintaanyya terhadap Rasululllah SAW. Abu Bakar menunjukkan cinta tak terbatasnya pada Rasulullah dengan tindakan luar biasa selama hijrah. Ia terus menjaga dan merawat Nabi, berjalan di depan atau belakangnya, khawatir musuh melukai Nabi yang ia cintai. 

Baca Juga: Golongan Assabiqunal Awwalun dalam Sejarah Islam

Di gua Tsur, Abu Bakar menutupi lubang gua meski ular menggigitnya demi melindungi Rasul. Pengorbanannya yang besar ini muncul dari iman yang mendalam dan cinta yang tulus pada Nabi. 

Bertanggung Jawab dan Jujur Sebagai Pemimpin

Setelah Rasulullah wafat, Abu Bakar Ash-Shiddiq menjadi khalifah yang terkenal dengan kejujurannya. Meskipun memimpin, keluarganya hidup sederhana karena ia menolak fasilitas negara. 

Mendekati akhir hidupnya, Abu Bakar hanya memiliki sedikit harta, yaitu sehelai permadani, seekor unta, dan seorang pelayan. Ia mewasiatkan harta kaum Muslimin kepada Umar bin Khattab, menolak memiliki harta umat saat menghadap Allah. 

Keamanahan Abu Bakar menunjukkan keimanan yang kokoh, terus memikirkan harta rakyat hingga akhir hayatnya. Rasulullah menamainya Ash-Shiddiq, yang berarti jujur, sebagai pengakuan atas integritasnya yang tak tergoyahkan.

Tawadhu

Rendah hati juga merupakan keteladanan Abu Bakar. Saat Abu Bakar menjadi khalifah, dalam pidato politiknya, dia mengungkapkan ketawadhuannya dengan mengakui bahwa dirinya bukan yang terbaik di antara semua pada saat itu. 

Dia menekankan bahwa kesalahan bisa saja terjadi pada dirinya sebagai pemimpin, sehingga penting bagi seorang pemimpin untuk menerima masukan agar tetap berada pada jalan yang benar.

Dermawan

Abu Bakar ialah pedagang sukses sejak muda, terkenal jujur dan ramah. Saat Nabi menerima wahyu, Abu Bakar sang sahabat setia, mengorbankan hampir seluruh hartanya untuk Islam. 

Baca Juga: Kisah Hilal bin Umayyah, Sahabat Nabi yang Tertinggal Perang

Dia dermawan, membebaskan budak dan memberi sumbangan besar untuk dakwah, menarik lebih banyak pengikut Islam.

Abu Bakar saat memimpin mengumpulkan lembaran Al-Qur’an yang kemudian disatukan menjadi mushaf di masa Khalifah Utsman. Kisah singkatnya menonjolkan karakter baiknya dan dedikasinya pada amanah. Semoga keteladanan Abu Bakar memotivasi untuk menjaga kejujuran dan kebaikan hati dalam tindakan sehari-hari. (R10/HR-Online)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...