harapanrakyat.com – Setelah dilaporkan hilang satu hari sebelumnya, pihak keluarga menemukan Dwi Oktaviani (40) sudah meninggal di aliran Sungai Cibingbin, Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (12/1/2024).
Jenazah karyawan pabrik itu tersangkut di bebatuan bersama motor yang ia kendarai. Diduga, ia terjatuh dan terseret derasnya arus sungai saat melintasi jembatan yang Desa Laksanamekar Padalarang itu.
Rekan korban, Deden (44) mengatakan, saat itu ia bersama empat temannya pulang bekerja dari pabrik di daerah Batujajar. Karena saat itu sedang banjir di jalan raya utama, ia bersama yang lainnya melewati jalur alternatif ke Kampung Cibingbin.
Baca Juga : Banjir Sergap 6 Kecamatan di Kabupaten Bandung, Warga Butuh Obat-obatan dan Logistik
“Saat itu kami pulang jam 9 malam. Kondisinya hujan lebat. Karena banjir, kami lewat jalur alternatif. Setelah melewati jembatan Sungai Cibingbin ini, saya tidak melihat Dwi melintas. Sedangkan rekan yang lainnya sudah lama menunggu,” ungkapnya.
Khawatir dengan kondisi korban, Deden berinisiatif melaporkan hilangnya korban ke warga setempat, termasuk ke keluarga korban. Mereka mencari keberadaan korban meskipun saat itu kondisi gelap gulita.
Upaya pencarian itu pun tidak membuahkan hasil meskipun pencarian sudah mereka lakukan selama 5 jam. Mereka pun memutuskan mencari keberadaan korban keesokan harinya setelah hari sudah terang.
“Jam 8 pagi tadi, kita lihat sekilas ada stang motor di dalam aliran sungai. Setelah kami periksa, ternyata betul itu motor korban. Posisinya tenggelam dan tersangkut di bebatuan. Lalu warga bersama-sama mengangkut motor dan korban dengan menggunakan seutas tali,” ujar Deden.
“Bagian sisi jembatan, ada bagian yang terkelupas. Kami mencurigai korban tidak melihat ujung jembatan dan terjerumus masuk ke aliran sungai hingga terseret arus dan meninggal. Semalam arus sungainya memang deras sekali akibat hujan,” ucapnya menambahkan.
Petugas Gabungan Temukan Korban Meninggal saat Penyisiran Sungai
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Rudi Wibiksana menjelaskan, penemuan jasad korban saat BPBD menyisir lokasi kejadian.
“Kami menduga, korban meninggal setelah terseret arus sungai setelah terjatuh dari jembatan,” kata Rudi.
Baca Juga : Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Bakal Guyur Kota Bandung
Proses pencarian terhadap korban meninggal ini, lanjut Rudi, dengan menyisir sepanjang aliran sungai mulai dari titik terakhir korban terjatuh dari motornya.
“Selama penyisiran, petugas gabungan dari TNI, polisi, dan warga, termasuk BPBD, kita temukan ada helm korban. Lalu, kami menemukan korban sudah meninggal mengambang 300 meter dari titik laporan jatuh ke sungai,” tuturnya. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)