Ciri kampas rem depan motor habis cukup beragam dan bisa kita kenali dengan mudah. Kampas rem sendiri merupakan salah satu bagian yang penting dalam sistem pengereman. Sebab komponen rem motor ini berperan langsung untuk mengurangi kecepatan motor saat berkendara.
Kampas bekerja dengan menghimpit piringan cakram sehingga mampu mengurangi laju atau kecepatan kendaraan. Seiring berjalannya waktu dan penggunaan kampas juga akan semakin menipis bahkan habis. Lebih dari itu, kampas juga bisa habis lebih cepat daripada usia pemakaiannya sebenarnya.
Penyebab kampas cepat habis tersebut salah satunya ialah gaya berkendara yang sering mengerem mendadak. Bisa karena jalan menurun, menanjak, atau macet yang membuat kita harus sering mengerem. Hal tersebut akan membuat kampas sering bekerja dan menjadi cepat habis.
Ciri Kampas Rem Depan Motor Habis yang Harus Anda Kenali
Keselamatan berkendara adalah aspek utama yang harus diperhatikan oleh setiap pengendara motor. Salah satu komponen kunci dalam sistem keselamatan adalah kampas rem depan.
Saat kampas rem habis, berbagai risiko dapat muncul. Termasuk kinerja pengereman yang buruk dan kecelakaan yang dapat dihindari. Kampas pada rem depan sepeda motor yang sudah habis akan menimbulkan tanda-tanda tertentu.
Baca Juga: Masa Pakai Kampas Rem Motor, Ketebalan Kurang dari 2 mm
Tanda tersebut bisa merugikan bahkan membahayakan pengendara selama mengendarai motor. Nah, berikut ini adalah beberapa tanda kampas depan yang sudah habis dan perlu penggantian:
1. Jarak Tarik Tuas Rem Lebih Dalam
Ciri pertama yang mudah untuk kita kenali yaitu jarak tarik tuas rem lebih dalam. Hal tersebut tentunya membuat kita tidak nyaman selama mengendarai sepeda motor. Sebab pengendara harus menarik tuas rem dalam-dalam agar terasa efek pengereman dan laju motor menurun.
Jarak tuas yang semakin dalam ini bisa terjadi karena kampas yang sudah menipis bahkan habis. Akibatnya jarak antara kampas dengan piringan cakram menjadi semakin jauh atau dalam. Hal tersebutlah yang kemudian membuat jarak tarik tuas rem juga menjadi semakin dalam.
2. Muncul Suara Saat Mengerem
Munculnya suara seperti decitan saat mengerem juga termasuk ciri kampas rem depan motor habis. Ketika kampas sudah benar-benar habis maka yang tersisa hanyalah bagian pelatnya saja. Pada waktu mengerem maka pelat tersebut yang akan bergesekan langsung dengan piringan cakram.
Gesekan antara pelat dan cakram inilah yang akan menciptakan suara yang mengganggu. Selain itu, suara sebenarnya juga bisa muncul ketika rem dalam kondisi basah dan kotor. Namun jika rem sudah bersih maka suaranya akan hilang, berbeda jika kampasnya yang habis.
3. Posisi Kampas dan Piringan Cakram
Ciri selanjutnya bisa Anda perhatikan pada jarak antara kampas dengan piringan cakram. Jika posisi kampas depan yang menjepit piringan cakram masih lebar artinya kampas masih bagus. Akan tetapi jika jaraknya sudah tipis maka bisa menandakan kampas sudah habis.
4. Ciri Kampas Rem Depan Motor Habis Menyebabkan Rem Kurang Pakem
Kampas biasanya cukup tebal agar bisa memberikan efek pengereman yang maksimal. Sehingga ketika kita menarik tuas rem sedikit sama maka laju kendaraan akan terasa berkurang. Hal tersebut tentunya sangat penting demi keselamatan pengendara dan pengguna jalan lain.
Baca Juga: Rem Sepeda Motor, Ada Jenis Cakram Hingga Hidrolik
Ketika kampas rem sudah menipis bahkan habis maka bisa menyebabkan rem kurang pakem. Sebab kampas yang berperan mengurangi laju kendaraan sudah tidak bisa bekerja maksimal. Akibatnya kita harus lebih kuat dalam menarik tuas rem motor agar efek pengereman terasa.
5. Kampas Rem Melewati Batas Aus
Kampas memiliki indikator keausan tertentu yang bisa kita lihat dengan mudah dan jelas. Indikator tersebut berupa lubang yang membentuk garis pada dinding kampas. Untuk melihatnya tentu Anda harus membongkar kampas motor untuk melihat permukaannya.
Ciri kampas rem depan motor habis yaitu lubang garis indikator sudah menipis bahkan tidak terlihat. Bahkan lama-kelamaan kampas rem akan benar-benar habis dan menyisakan pelatnya saja. Untuk mencegahnya maka kita harus segera mengganti kampas dengan yang baru.
Cara Mengatasinya
Cara mengatasi kampas yang sudah menipis bahkan habis tentu dengan menggantinya. Bahkan Anda harus mengganti kampas yang habis dengan kampas yang baru secepat mungkin. Dengan begitu maka kondisi pengereman sepeda motor akan kembali normal dan lebih baik.
Dengan kampas baru maka rem bisa bekerja maksimal untuk mengurangi laju kendaraan. Para pengendara pun pastinya akan merasa lebih nyaman dan tenang selama mengendarainya. Sebab keselamatan mereka selama berkendara akan menjadi lebih baik daripada sebelumnya.
Baca Juga: Fungsi Brake Bleeder dalam Sistem Pengereman ABS
Itulah beberapa ciri kampas rem depan motor habis dan cara untuk mengatasinya yang tepat. Pengecekan rutin pada sistem pengereman dan penggantian kampas rem yang tepat waktu akan membantu memastikan bahwa motor tetap aman serta responsif di jalan. Jangan abaikan tanda-tanda tersebut, karena keselamatan Anda dan pengguna jalan lainnya tergantung pada kondisi pengereman yang optimal. (R10/HR-Online)