harapanrakyat.com – Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (9/12/2023) menemukan 25 laporan kasus terkonfirmasi kasus Covid-19. Dari jumlah tersebut, saat ini menyisakan 19 orang terkonfirmasi terpapar positif aktif.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan, orang yang terpapar Covid-19 itu masih bisa berubah statusnya.
“Jadi orang yang terpapar Covid-19, masih bisa berubah dari konfirmasi aktif atau positif menjadi sembuh. Sementara ini, kemarin (11/12/2023), ada 19 yang terkonfirmasi positif aktif,” ungkapnya di Kota Bandung, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga : Ada 87 Kasus Baru Covid-19 di Jawa Barat, Dinkes Siagakan Faskes dan RS
Dari 19 pasien tersebut, ada dua orang yang menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Bandung karena bergejala Covid-19 ringan dan sedang. Perawatan dua orang itu di dua rumah sakit yang berbeda.
“Terkait hal itu, sampai saat ini kami melakukan tracing (pelacakan) masih melalui telepon dan informasi dari puskesmas,” ujarnya.
Terkait upaya pencegahan terjadinya lonjakan kasus Covid-19, lanjutnya, pihaknya mengimbau masyarakat selalu memakai masker.
“Selain masker, juga kurangi aktivitas jika kondisi kesehatan menurun. Kemudian bagi warga untuk segera melakukan vaksinasi untuk yang belum lengkap,” ucapnya.
Siapkan Ruang Khusus Pasien Kasus Covid-19
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan seluruh Dinas Kesehatan di 27 kota/kabupaten untuk bersiap melakukan antisipasi penyebaran Covid-19.
Menurutnya, langkah antisipasi lainnya yakni menginstruksikan fasilitas kesehatan maupun rumah sakit di wilayah Jawa Barat, untuk segera mempersiapkan kembali ruang isolasi.
“Untuk kasus Covid-19, maka harus 10 persen ruang isolasi harus ada. Termasuk tenaga kesehatan di lapangan juga sudah siap, karena sisa saat pandemi kemarin,” katanya.
Baca Juga : Sub Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di Indonesia, Dinkes Kota Bandung Jaga-jaga
Vini menjelaskan dengan adanya langkah tersebut, dinas kesehatan akan kembali bersiap siaga dan melakukan antisipasi dari penyebaran kasus baru Covid-19.
“Dalam kondisi apapun, kita harus siap siaga selama 24 jam, baik itu kasus Covid-19 atau apapun itu,” ucapnya di Bandung. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)